Arti Kata "gendut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gendut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gendut

gen·dut a 1 besar dan seakan-akan bergantung (tt perut); 2 kas bunting: baru dua bulan menikah perutnya sudah --; 3 ki banyak mendapat keuntungan: dia yg -- dl urusan barang itu;
meng·gen·dut a 1 menjadi gendut; 2 Bot menggembung ke suatu sisi secara tidak simetris (tt bentuk benda);
meng·gen·duti v menyebabkan gendut pd: perempuan itu ~ perutnya dng barang selundupan;
meng·gen·dut·kan v 1 membuat (menjadikan) gendut; 2 cak ki menguntungkan: jangan bertingkah yg ~ diri pribadi dl urusan dagang;
ke·gen·dut·an 1 n perihal gendut; 2 a terlalu gendut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gendut"

📝 Contoh Penggunaan kata "gendut" dalam Kalimat

1.Setelah beberapa bulan menikah, perutnya mulai menjadi gendut.
2.Dalam industri tekstil, pabrik ini menghasilkan gendut pada sebagian produknya.
3.Dia menjadi gendut dalam urusan barang itu dan mendapatkan keuntungan besar.
4.Ibu saya mengatakan bahwa makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan gendut.
5.Pada saat ini, negara kita menghadapi masalah gendut yang sangat parah sehingga perlu diadakan program kesehatan yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "gendut"

Mengenal Kata 'gendut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gendut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gendut" telah menjadi salah satu istilah yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks kehidupan sehari-hari. Kata ini memiliki makna yang luas, mencakup aspek fisik, finansial, dan bahkan emosional. Dalam bahasa Indonesia, kata "gendut" pertama kali digunakan pada abad ke-19, ketika pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan istilah ini untuk menggambarkan orang yang memiliki tubuh gemuk atau berlebihan. Dalam konteks sehari-hari, kata "gendut" sering digunakan untuk menggambarkan orang yang memiliki perut besar atau berlebihan, tetapi juga dapat digunakan untuk menggambarkan orang yang memiliki keuntungan atau harta berlimpah. Misalnya, "Dia gendut karena berhasil menjalankan bisnisnya dengan sukses." atau "Perutnya sudah gendut setelah dua bulan menikah." Kata "gendut" juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, memiliki tubuh yang seimbang dan sehat dianggap sebagai salah satu nilai utama. Oleh karena itu, kata "gendut" sering digunakan sebagai motivasi untuk menjaga kesehatan dan gaya hidup yang seimbang. Misalnya, "Jangan gendut karena makan terlalu banyak, pastikan kamu menjaga asupan gizi yang seimbang."