Arti Kata "puyuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "puyuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

puyuh

1pu·yuh n burung yg tidak berekor dan tidak dapat terbang tinggi, dan dapat diadu (jenisnya ada bermacam-macam, spt -- benggala, -- lekir, -- rimba);
bagai -- laga, ki
bercakap-cakap tidak habis-habisnya; mati -- hendakkan ekor, pb menghendaki sesuatu yg tidak mungkin tercapai

2pu·yuh n bintang tujuh;
-- berlaga bintang dua; bintang kembar

3pu·yuh n angin yg berkisar (berpusing-pusing)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "puyuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "puyuh" dalam Kalimat

1.puyuh liar sering kali menjadi buruan anak-anak yang suka bermain di hutan.
2.Pada acara laga puyuh, banyak penonton yang berduyun-duyun ke arena.
3.Saya menggelitiki puyuh putih yang terlihat sangat cantik.
4.Di beberapa daerah, puyuh dianggap sebagai simbol keberuntungan.
5.Pada saat puyuh dijadikan laga, banyak yang menonton dengan penuh perhatian.

📚 Artikel terkait kata "puyuh"

Mengenal Kata 'puyuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Puyuh" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "puyuh" memiliki makna yang beragam dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini merujuk pada burung kecil yang tidak dapat terbang tinggi dan memiliki variasi jenis, seperti puyuh benggala, puyuh lekir, dan puyuh rimba. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "puyuh" juga digunakan untuk menggambarkan perilaku atau keadaan yang tidak dapat diubah atau tidak mungkin tercapai.

Penggunaan Kata "Puyuh" dalam Kalimat

Kata "puyuh" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan situasi yang tidak dapat diubah atau tidak mungkin tercapai. Contoh penggunaan kata "puyuh" dalam kalimat yang alami adalah: * "Dia merasa seperti puyuh yang tidak dapat terbang tinggi dalam karirnya." * "Saya tidak dapat mencapai tujuan saya karena itu seperti puyuh yang tidak mungkin tercapai." * "Dia sangat frustrasi karena perusahaannya seperti puyuh yang tidak dapat berkembang."

Relevansi Kata "Puyuh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "puyuh" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata "puyuh" digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan perilaku yang tidak dapat diubah atau tidak mungkin tercapai. Misalnya, jika seseorang merasa bahwa tujuan mereka tidak dapat dicapai, mereka mungkin akan berkata, "Saya seperti puyuh yang tidak dapat terbang tinggi dalam karir saya." Dengan demikian, kata "puyuh" menjadi istilah yang efektif untuk menggambarkan situasi yang tidak dapat diubah atau tidak mungkin tercapai.