Arti Kata "skeptisisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "skeptisisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

skeptisisme

skep·tis·is·me /sképtisisme/ n aliran (paham) yg memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan): kesulitan itu telah banyak menimbulkan -- thd kesanggupan dl menanggapi gejolak hubungan internasional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "skeptisisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "skeptisisme" dalam Kalimat

1.skeptisisme memang menjadi hal yang wajar dalam mengevaluasi data ilmiah yang baru ditemukan.
2.Penggunaan algoritma machine learning memerlukan skeptisisme dalam menganalisis hasil yang didapatkan.
3.Banyak yang menganggap skeptisisme sebagai kelemahan, tetapi sebenarnya itu adalah kekuatan dalam berpikir kritis.
4.Kebanyakan ilmuwan menggunakan skeptisisme sebagai cara untuk mengetahui kebenaran suatu teori.
5.Dalam berdiskusi, skeptisisme dapat membantu untuk menemukan kebenaran yang lebih akurat dan objektif.

📚 Artikel terkait kata "skeptisisme"

Mengenal Kata 'skeptisisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Skeptisisme" - Kunci Membangun Kepercayaan yang Tidak Pasti

Skeptisisme adalah sebuah kata yang memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, skeptisisme berkembang sebagai sebuah aliran filsafat yang memandang segala sesuatu dengan skeptisisme dan keraguan. Mereka yang mengikuti aliran ini berpandangan bahwa tidak ada kebenaran absolut dan bahwa segala sesuatu hanya dapat dipahami dengan melalui proses rasional dan analitis. Namun, dalam konteks modern, skeptisisme telah berkembang menjadi sebuah konsep yang lebih luas dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang makna umum dan konteks historis skeptisisme, serta contoh-contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami.

Contoh Penggunaan Kata "Skeptisisme" dalam Kalimat Alami

Skeptisisme seringkali digunakan dalam berbagai konteks, dari politik hingga kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: * "Politisi tersebut menghadapi kritik hebat dari masyarakat karena skeptisisme atas keputusannya." * "Saya merasa skeptis tentang keamanan aplikasi tersebut karena saya tidak tahu bagaimana data saya akan diproses." * "Profesor tersebut dikenal sebagai seorang skeptis yang tidak pernah percaya pada teori yang tidak terbukti."

Relevansi Kata "Skeptisisme" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Skeptisisme memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital yang kita tinggali sekarang, kita seringkali dihadapkan dengan informasi yang tidak pasti dan tidak dapat dipercaya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kemampuan berpikir skeptis dan tidak pernah percaya pada sesuatu tanpa bukti yang cukup. Dengan demikian, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi.