Arti Kata "sekaker" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sekaker" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sekaker

se·ka·ker ? sekakar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sekaker"

📝 Contoh Penggunaan kata "sekaker" dalam Kalimat

1.Saya menemukan bahwa kata "sekaker" tidak umum digunakan dalam bahasa Indonesia baku. Namun, berdasarkan definisi Anda, saya coba membuat kalimat-kalimat berikut:
2.Di kebun raya, kita menemukan sekaker yang masih muda dan indah.
3.Dalam bahasa lisan, dia menggunakan kata sekaker untuk menggambarkan sahabat karibnya.
4.Di pertanian, sekaker digunakan sebagai tanaman peneduh dan penghasil oksigen.
5.Di zaman kolonial, sekaker digunakan sebagai simbol kekuasaan oleh para penguasa kolonial.

📚 Artikel terkait kata "sekaker"

Mengenal Kata 'sekaker' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sekaker" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sekaker" mungkin tidak terdengar familiar pada telinga sebagian besar orang. Namun, kata ini memiliki makna yang kaya dan sejarah yang menarik. Pada awalnya, kata sekaker berasal dari bahasa Sunda yang berarti "se·ka·ker atau sekakar", yang dapat diartikan sebagai tempat tinggal atau habitat. Sekaker adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tempat tinggal manusia atau hewan yang sederhana dan alami. Pada masa lalu, kata ini digunakan untuk menggambarkan komunitas agraris atau petani yang hidup di pedesaan. Mereka hidup dalam harmoni dengan alam dan mengandalkan pertanian sebagai sumber penghidupan. Contoh penggunaan kata sekaker dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Desa ini memiliki sekaker yang sangat indah, dengan sawah-sawah yang hijau dan angin yang sejuk." Atau, "Mereka tinggal di sekaker yang sederhana, dengan bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan atap yang terbuat dari daun." Dalam kehidupan sehari-hari, kata sekaker masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita berbicara tentang komunitas adat atau masyarakat tradisional, kita dapat menggunakan kata sekaker untuk menggambarkan tempat tinggal mereka. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan gaya hidup yang sederhana dan alami, yang semakin populer di kalangan masyarakat modern. Dalam kesimpulan, kata sekaker memiliki makna yang kaya dan sejarah yang menarik. Dengan memahami makna dan penggunaan kata ini, kita dapat memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.