Arti Kata "otoritet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "otoritet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

otoritet

oto·ri·tet /otoritét/ ? otoritas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "otoritet"

📝 Contoh Penggunaan kata "otoritet" dalam Kalimat

1.Berdasarkan instruksi Anda, berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "otoritet":
2.Pengadilan memutuskan untuk mengeluarkan orang tersebut karena tidak menerima otoritet hukum.
3.Banyak orang merasa tidak percaya diri untuk menghadapi otoritet guru yang selalu meminta perbaikan.
4.Masyarakat membutuhkan otoritet pemerintah untuk mengatasi masalah krisis ekonomi yang melanda negara.
5.Dalam kisah dongeng, raja memiliki otoritet yang tak terkalahkan atas rakyat yang cinta dia.

📚 Artikel terkait kata "otoritet"

Mengenal Kata 'otoritet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Otoritet" dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata otoritet memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Kata ini berasal dari kata-kata Latin "auctoritas" yang berarti "kekuasaan" atau "kewenangan". Dalam konteks sejarah, kata otoritet digunakan untuk menggambarkan kekuasaan tertinggi pada zaman dulu, seperti penguasa, raja, atau kaisar. Namun, dalam konteks modern, kata otoritet lebih sering digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau kewenangan dalam berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, sosial, atau budaya. Contoh penggunaan kata otoritet dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Pemerintah memiliki otoritet untuk mengambil keputusan yang menguntungkan rakyat," atau "Kepala sekolah memiliki otoritet untuk mengatur jalannya pendidikan di sekolah." Dalam kedua kalimat di atas, kata otoritet digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah atau kepala sekolah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata otoritet sangat relevan dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam bidang politik, kata otoritet digunakan untuk menggambarkan kekuasaan pemerintah yang sah. Dalam bidang sosial, kata otoritet digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau kewenangan orang-orang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat. Dalam bidang budaya, kata otoritet digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau kewenangan seniman, penulis, atau artis yang memiliki pengaruh besar dalam dunia kreatif.