Arti Kata "ronta" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ronta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ronta

ron·ta, me·ron·ta v bergerak sekuat-kuatnya hendak melepaskan diri (dr pegangan, ikatan, dsb): meskipun telah diikat tangannya, masih juga ~ hendak lepas; pikirannya (hatinya) ~ , selalu gelisah;
me·ron·ta-ron·ta v meronta

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ronta"

📝 Contoh Penggunaan kata "ronta" dalam Kalimat

1.Dia masih terus bergerak dan melepas diri dari pegangan polisi.
2.Pikirannya selalu meronta untuk menemukan solusi yang tepat.
3.Pada saat itu, rakyat meronta untuk menuntut hak-hak mereka.
4.Pada film tersebut, tokoh protagonis meronta untuk melawan keadilan yang tidak adil.
5.Pada saat itu, para mahasiswa meronta menuntut perubahan yang lebih besar.

📚 Artikel terkait kata "ronta"

Mengenal Kata 'ronta' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ronta" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Sejarah

Kata "ronta" memiliki makna yang sangat kuat dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, ronta berarti bergerak sekuat-kuatnya hendak melepaskan diri dari suatu pegangan, ikatan, atau situasi yang tidak diinginkan. Dalam konteks sejarah, ronta sering digunakan untuk menggambarkan perlawanan atau ketakutan dalam menghadapi suatu situasi yang menimbulkan rasa takut atau ketakutan. Dari awalnya, kata ini memiliki konotasi yang negatif, tetapi sekarang sudah digunakan dengan makna yang lebih luas dan kompleks.

Penggunaan Kata "ronta" dalam Kalimat

"Meskipun tangan saya diikat dengan rantai yang kuat, saya masih ingin meronta dan melawan. Pikiran saya ronta dan gelisah, saya tidak ingin tertahan di tempat ini." Dalam kalimat di atas, kata "ronta" digunakan untuk menggambarkan perasaan gelisah dan ingin melawan. Contoh lain adalah: "Saya tidak bisa tidur karena pikiran saya ronta dan terus-menerus berpikir tentang kemungkinan buruk yang akan terjadi." Dalam contoh ini, kata "ronta" digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau gelisah.

Relevansi Kata "ronta" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "ronta" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi yang sulit atau stres, kita sering mengalami perasaan ronta dan ingin melawan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ronta" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan perasaan gelisah atau takut. Misalnya, ketika kita menghadapi suatu situasi yang tidak diinginkan, kita mungkin akan meronta dan ingin melawan, seperti dalam contoh kalimat di atas.