Arti Kata "capik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "capik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

capik

ca·pik a 1 lumpuh (tt kaki dan tangan); 2 capai; lelah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "capik"

📝 Contoh Penggunaan kata "capik" dalam Kalimat

1.Setelah berjalan kaki selama beberapa jam, aku merasa sangat capik dan memutuskan untuk naik taksi.
2.Pengikutnya merasa capik karena melihat kegagalan pasukan mereka di medan perang.
3.Pada malam itu, aku merasa sangat capik dan memutuskan untuk tidur lebih awal.
4.Pada pertandingan sepak bola, pemain lawan tampak capik dan sulit bergerak.
5.Dalam novel tersebut, karakter utama mengalami kejadian yang membuatnya menjadi capik seumur hidup.

📚 Artikel terkait kata "capik"

Mengenal Kata 'capik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "capik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "capik" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang lumpuh atau lelah, khususnya pada kaki dan tangan. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik yang menuntut upaya ekstra untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penggunaan kata "capik" dapat ditemukan dalam berbagai kalimat alami dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, "Saya merasa capik setelah berjalan kaki sejauh 10 kilometer pagi ini." Atau, "Ibu capik karena harus memasak makanan untuk keluarga besar kita." Dalam kacamata lain, kata "capik" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental, seperti "Saya capik karena terlalu banyak stres dalam pekerjaan saya." Kata "capik" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik yang menuntut upaya ekstra. Dalam budaya Indonesia, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental yang menuntut perjuangan ekstra untuk menghadapi tantangan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata "capik" dalam konteks yang tepat.