Arti Kata "sayat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sayat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sayat

1sa·yat n, potongan kecil; iris;
me·nya·yat v mengiris (tipis-tipis); mengiris untuk memisah-misahkan atau menguliti; meracik: Ibu - daging;
- hati menyayat jantung; - jantung 1 melukai hati; menyakiti hati; 2 menyedihkan hati;
me·nya·yati v menyayat-nyayat;
me·nya·yat-nya·yat v menyayat berkali-kali;
ter·sa·yat v teriris;
sa·yat·an n hasil menyayat;
se·sa·yat n seiris tipis;
- sebelanga juga, pb meskipun sedikit, dianggap sudah cukup juga

2sa·yat ? sayet

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sayat"

📝 Contoh Penggunaan kata "sayat" dalam Kalimat

1.Bapak mengiris buah melon tipis-tipis untuk dimakan sebagai hidangan penutup.
2.Ibu sedang mengiris daging sapi untuk membuat sate, harap kamu tolong di dapur.
3.Rasa sakit di dalam hati membuatnya merasa sedih setelah melihat kehilangan sahabatnya.
4.Pada masa perang, para tentara harus menguliti tubuh korban untuk memahami penyebab kematiannya.
5.Banyak ahli kuliner yang menyayat-nyayat resep mereka untuk menciptakan hidangan baru yang unik.

📚 Artikel terkait kata "sayat"

Mengenal Kata 'sayat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sayat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sayat" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, mulai dari potongan kecil, iris, hingga mengiris tipis-tipis. Dalam konteks historis dan sosial, kata "sayat" sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti mengiris daging atau sayuran untuk dimasak. Dalam konteks emosional, kata "sayat" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan sakit hati atau sedih. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sayat" digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "ibu mulai menyayat daging untuk dimasak makan malam", atau "dia merasa sayat hati setelah mendengar kabar buruk itu". Kata "sayat" juga digunakan dalam kalimat lain, seperti "dia mengiris sayuran tipis-tipis untuk dimasak dengan cara khusus", atau "dia merasa sedih setelah menyayat-nyayat hatinya dengan kehilangan yang dialaminya". Dalam budaya Indonesia modern, kata "sayat" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam kegiatan kuliner, kata "sayat" digunakan untuk menggambarkan proses mengiris daging atau sayuran yang tipis-tipis. Dalam konteks emosional, kata "sayat" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan sakit hati atau sedih. Hal ini menunjukkan bahwa kata "sayat" memiliki kegunaan yang luas dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.