Arti Kata "salur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "salur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

salur

sa·lur, me·nya·lur·kan v 1 mengalirkan; mengarahkan: Pemerintah telah - sebagian air Sungai Ciliwung untuk menghindarkan banjir; 2 meneruskan: DPR bertugas - semua aspirasi rakyat kpd pemerintah; 3 mendistribusikan;
ter·sa·lur v 1 keluar dan tertampung dng baik: semua keinginan rakyat dapat -; 2 tertampung di pasaran; dapat dipasarkan: cengkih rakyat yg sudah - baru seratus ton;
ter·sa·lur·kan v 1 dapat disalurkan: jika semua keinginan rakyat - dng baik, keresahan pun tidak akan timbul; 2 dapat dijual di pasaran;
sa·lur·an n 1 aliran: - irigasi ini harus selalu dibersihkan agar tidak tersumbat oleh lumpur, rumput, dan alang-alang; 2 talang (pipa dsb untuk mengalirkan air): - atap ini sudah banyak yg bocor dan belum diperbaiki; 3 pita frekuensi (radio dan televisi): penerimaan gambar melalui - 9 lebih baik dp - 6; 4 prosedur: usul kenaikan pangkat harus disampaikan melalui - yg sudah ditentukan; 5 perantara: dia menjadi - komunikasi antara kelompok yg menuntut kenaikan gaji dan pimpinan perusahaan itu;
- data komputer kecil yg disimpan di dl komputer besar; - empedu saluran dr hati yg mengalirkan cairan empedu ke usus dua belas jari; - induk Pet jalur pipa utama yg menghubungkan ladang minyak dng kilang atau tempat pengapalan; - irigasi saluran yg merupakan sarana penghubung antara sumber air dan petak tanah pertanian atau persawahan; - komunikasi tempat berlalunya pesan dr sumber kpd penerima; - listrik kawat untuk menyalurkan aliran listrik; - ovari saluran tempat sel-sel bakal telur berkembang menjadi telur; - pelanggan Telekom saluran yg menghubungkan kotak pembagi dng rumah pelanggan; - pemasaran Ek orang atau badan yg terlibat dl pengalihan, pemilikan, dan penyampaian barang dr produsen kpd konsumen; - primer saluran pertama yg keluar dr bendungan atau dr waduk air untuk mengalirkan air ke sawah; - radio Met lapisan atmosfer agak tipis dan datar, tempat gelombang radar merambat; - sekunder saluran yg menjadi cabang saluran primer; - suara saluran udara di atas laring yg terdiri atas rongga faring, rongga mulut, dan rongga hidung; - telur saluran yg berfungsi terutama untuk menyalurkan telur dr ovarium; - tersier saluran yg secara langsung memberikan air ke sawah yg akan diairi;
pe·nya·lur n 1 penjual (toko, perusahaan, dsb yg ditunjuk produsen atau pemerintah): - beras pemerintah tersebar di seluruh Indonesia; 2 orang (perusahaan dsb) yg menyalurkan); perantara: - tenaga kerja; DPR adalah - aspirasi rakyat;
pe·nya·lur·an n proses, cara, perbuatan menyalurkan: - beras untuk korban bencana alam dilakukan melalui lembaga swadaya masyarakat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "salur"

📝 Contoh Penggunaan kata "salur" dalam Kalimat

1.Dia menjadi perantara komunikasi antara kelompok yang menuntut kenaikan gaji dan pimpinan perusahaan itu.

📚 Artikel terkait kata "salur"

Mengenal Kata 'salur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Salur" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "salur" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "salur" berarti mengalirkan, mengarahkan, atau meneruskan sesuatu, seperti air, informasi, atau sumber daya. Sejarahnya, kata ini telah digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari irigasi pertanian hingga komunikasi antar individu. Dalam waktu yang sama, kata ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama dalam konteks pemerintahan, ekonomi, dan budaya.

Contoh Penggunaan Kata "Salur" dalam Kalimat yang Alami

Kata "salur" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Pemerintah telah menyambut aspirasi rakyat dengan baik dan menyalurkannya kepada DPR untuk diproses lebih lanjut." Dalam contoh ini, kata "salur" berarti meneruskan atau mengarahkan aspirasi rakyat kepada DPR. Contoh lainnya adalah: "Perusahaan tersebut harus menyalurkan kebutuhan listrik ke seluruh kota dengan memadai."

Relevansi Kata "Salur" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "salur" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam konteks pemerintahan, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses meneruskan informasi atau kebutuhan rakyat ke pemerintah. Dalam konteks ekonomi, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses menyalurkan sumber daya atau kebutuhan listrik ke seluruh kota. Dalam konteks budaya, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses berkomunikasi antar individu atau kelompok. Dengan demikian, kata "salur" telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama dalam konteks pemerintahan, ekonomi, dan budaya.