Arti Kata "saksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "saksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

saksi

sak·si n 1 orang yg melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa (kejadian): siapa -- nya bahwa saya berbuat begitu; langit dan bumi yg menjadi --; 2 orang yg dimintai hadir pd suatu peristiwa yg dianggap mengetahui kejadian tsb agar pd suatu ketika, apabila diperlukan, dapat memberikan keterangan yg membenarkan bahwa peristiwa itu sungguh-sungguh terjadi: dua orang itu ikut menandatangani kontrak sbg --; 3 orang yg memberikan keterangan di muka hakim untuk kepentingan pendakwa atau terdakwa: -- yg kedua itu oleh hakim dianggap tidak sah; 4 keterangan (bukti pernyataan) yg diberikan oleh orang yg melihat atau mengetahui; 5 bukti kebenaran: ia berani memberi -- dng sumpah; 6 orang yg dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan penuntutan dan peradilan tt suatu perkara pidana yg didengarnya, dilihatnya, atau dialaminya sendiri;
-- ahli orang yg dijadikan saksi krn keahliannya, bukan krn terlibat dng suatu perkara yg sedang disidangkan; -- alibi saksi yg menyatakan bahwa terdakwa tidak berada di tempat kejadian ketika peristiwa terjadi; -- bisu benda-benda dsb yg merupakan saksi suatu kejadian atau peristiwa penting (msl peninggalan bersejarah); -- dengkul saksi palsu; -- dusta saksi palsu; -- kunci saksi yg sangat penting, yg dianggap mengetahui permasalahan dan dapat membantu dl persidangan; -- mata orang yg melihat sendiri akan suatu kejadian; -- palsu saksi buatan (tidak mengetahui perkaranya secara benar); -- pemberat saksi yg memberikan kesaksian yg memberatkan terdakwa pd sidang pengadilan; -- peringan saksi yg memberikan kesaksian yg dapat meringankan terdakwa pd sidang pengadilan; -- sah saksi yg betul; -- syak saksi yg masih disangsikan kebenarannya;
ber·sak·si v 1 ada saksinya; mempunyai (memakai) saksi: surat perjanjian itu seharusnya dibuat di atas kertas bermeterai dan - sekurang-kurangnya dua orang; 2 menyatakan (mengakui) dng sesungguhnya;
- ke lutut, pb menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sbg saksi;
me·nyak·si·kan v 1 melihat untuk membuktikan: kita dapat - kebolehannya nanti di arena pertandingan; 2 melihat dng sesungguhnya: ia benar-benar - peristiwa (kejadian) itu; 3 mengetahui (menghadiri) selaku saksi; menyatakan kebenaran: lurah dan camat - penandatanganan perjanjian jual beli tanah itu;
mem·per·sak·si·kan v mempertunjukkan (mempertontonkan, memperlihatkan) sbg bukti: pemain drama itu akan - kesanggupannya sbg pemain watak di atas pentas;
pe·nyak·si·an n 1 proses, cara, perbuatan menyaksikan; 2 pemberian kesaksian;
ke·sak·si·an n keterangan (pernyataan) yg diberikan oleh saksi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "saksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "saksi" dalam Kalimat

1.Pengadilan meminta dua orang untuk menjadi saksi dalam perkara tersebut.
2.Ia menyatakan bahwa ia melihat kejadian itu secara langsung dan menjadi saksi.
3.Pada sidang pengadilan, ia dianggap sebagai saksi yang sangat penting karena memiliki informasi yang relevan.
4.Dalam sejarah, peninggalan bersejarah tersebut dianggap sebagai saksi penting mengenai peristiwa masa lalu.
5.Sebagai saksi, ia menyatakan bahwa terdakwa tidak berada di tempat kejadian ketika peristiwa terjadi.

📚 Artikel terkait kata "saksi"

Mengenal Kata 'saksi' - Inspirasi dan Motivasi

Saksi: Makna dan Fungsi dalam Agama, Hukum, dan Kehidupan Sehari-Hari

Kata "saksi" memiliki makna yang sangat penting dalam agama, hukum, dan kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia, kata "saksi" memiliki beberapa arti, mulai dari orang yang melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa, hingga keterangan atau bukti kebenaran yang diberikan oleh orang tersebut. Dalam konteks historis, konsep saksi telah ada sejak zaman kuno. Dalam agama Kristen, saksi-saksi Tuhan dipandang sebagai pribadi yang telah melihat atau mengetahui kebenaran Tuhan. Dalam hukum, saksi dipandang sebagai orang yang dapat memberikan keterangan atau bukti kebenaran dalam proses peradilan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "saksi" dalam kalimat yang alami: * "Dia menjadi saksi dalam peradilan yang membahas kasus penculikan." * "Dia melihat kejadian itu sendiri dan menjadi saksi utama." * "Dia memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang pengadilan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "saksi" juga digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam budaya Indonesia, kata "saksi" sering digunakan dalam konteks keagamaan, seperti dalam acara pengakuan dosa atau penobatan imam. Dalam konteks ini, saksi dipandang sebagai orang yang dapat memberikan keterangan atau bukti kebenaran tentang kehidupan seseorang. Dalam budaya modern, kata "saksi" juga digunakan dalam konteks lain, seperti dalam acara pengadilan atau dalam konteks keamanan. Dalam konteks ini, saksi dipandang sebagai orang yang dapat memberikan keterangan atau bukti kebenaran tentang suatu peristiwa. Dalam kesimpulan, kata "saksi" memiliki makna yang sangat penting dalam agama, hukum, dan kehidupan sehari-hari. Dalam konteks historis, konsep saksi telah ada sejak zaman kuno, dan dalam budaya modern, kata "saksi" digunakan dalam beberapa konteks yang berbeda.