Arti Kata "salai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "salai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

salai

sa·lai n 1 ikan yg dikeringkan di atas api (dipanggang atau diasapi); 2 pisang yg dikeringkan dng panas matahari atau di atas api (dipanggang atau diasapi);
ber·sa·lai v 1 (sedang) dipanggang atau diasapi di atas api; 2 berdiang di dekat api (tt perempuan yg hamil);
- tidak berapi, pb mengandung (hamil), tetapi tidak bersuami;
me·nya·lai v 1 mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; 2 memanaskan (wanita yg baru melahirkan) dng cara mendekatkannya pd api;
ter·sa·lai v menderita keadaan disalai; dl keadaan disalai;
sa·lai·an n 1 alat untuk menyalai; 2 para-para di sebelah atas dapur; 3 hasil menyalai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "salai"

📝 Contoh Penggunaan kata "salai" dalam Kalimat

1.Ikan salai yang dibuat dari ikan segar dan diasapi dengan baik sangat lezat.
2.Pisang salai yang dibuat dengan cara khusus menjadi camilan yang populer di pasar tradisional.
3.Kebakaran yang disebabkan oleh api menyebabkan rumah-rumah di sekitar daerah tersebut mengalami kerusakan besar.
4.Rumah tangga yang baru saja melahirkan harus berhati-hati dan tidak boleh terlalu dekat dengan api yang menyala.
5.Dalam proses pembuatan bahan makanan, proses salai sangat penting untuk memastikan rasa dan tekstur yang optimal.

📚 Artikel terkait kata "salai"

Mengenal Kata 'salai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Salai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "salai" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, ikan yang dikeringkan di atas api disebut sebagai salai. Praktik ini telah dilakukan oleh nenek moyang kita jauh sebelumnya, sebagai cara untuk menyimpan makanan untuk jangka waktu lama. Selain itu, kata "salai" juga merujuk pada pisang yang dikeringkan dengan panas matahari atau di atas api. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "salai" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "ikan salai sangat lezat," atau "ibu salai di dekat api untuk menghangatkan bayinya." Contoh lainnya adalah "makanan salai yang dibawa ke luar negeri sangat populer." Kata "salai" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa daerah, kata "salai" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang hamil tetapi tidak bersuami. Selain itu, kata "salai" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam penggunaan alat untuk menyalai dalam proses memasak. Dengan demikian, kata "salai" tidak hanya memiliki makna yang luas, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.