Arti Kata "ruing" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ruing" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ruing

ru·ing n penggulung benang yg pertama pd alat tenun;
me·ru·ing v menggulung benang pd ruing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ruing"

📝 Contoh Penggunaan kata "ruing" dalam Kalimat

1.Penggulung benang pertama pada alat tenun disebut ruing.
2.Teknik menggulung benang pada ruing memerlukan keterampilan yang tinggi.
3.Ruang kerja di pabrik tekstil dipasang dengan ruing yang terus menerus.
4.Di masa lalu, pekerja tenun menggunakan ruing untuk menggulung benang.
5.Pada proses pengolahan benang, seseorang harus meruing dengan teliti.

📚 Artikel terkait kata "ruing"

Mengenal Kata 'ruing' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ruing" - Penggulung Benang yang Penuh Sejarah

Kata "ruing" memiliki konotasi yang khas dalam dunia tenun tradisional Indonesia. Dalam arti resmi, ruing adalah penggulung benang yang pertama pada alat tenun, sedangkan "me-ruing" berarti menggulung benang pada ruing. Dengan demikian, kata "ruing" memiliki keterkaitan erat dengan proses pembuatan tenunan yang rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi. Pada masa lalu, tenun tradisional di Indonesia dilakukan secara manual dengan menggunakan alat-alat sederhana. Proses tenunan melibatkan beberapa tahap, salah satunya adalah penggulungan benang oleh ruing. Dengan perlahan-lahan, benang yang digulung oleh ruing akan membentuk pola yang unik dan menarik. Dalam konteks sosial, tenun tradisional di Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk identitas masyarakat dan budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ruing" masih digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya adalah kalimat "Pembuat tenun harus menguasai teknik me-ruing dengan tepat agar hasil tenunan dapat berkualitas." Atau, "Tenun tradisional yang dibuat dengan menggunakan ruing adalah contoh kesusastraan yang unik dari masyarakat Indonesia." Dengan demikian, kata "ruing" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan industri tenun.