Arti Kata "revitalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "revitalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

revitalisasi

re·vi·ta·li·sa·si n proses, cara, perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali: berbagai kegiatan kesenian tradisional diadakan dl rangka -- kebudayaan lama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "revitalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "revitalisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melaksanakan revitalisasi pariwisata di daerah-daerah terpencil untuk meningkatkan perekonomian.
2.Program revitalisasi lingkungan di sekolah kami melibatkan siswa untuk membersihkan laut dan pantai.
3.Pemimpin komunitas mengadakan festival tradisional sebagai bagian dari revitalisasi adat istiadat.
4.Sikap yang konsisten diperlukan untuk melakukan revitalisasi pemerintahan yang efektif.
5.Dalam novel itu, penulis menyajikan revitalisasi kehidupan masyarakat desa yang dulunya jauh dari teknologi.

📚 Artikel terkait kata "revitalisasi"

Mengenal Kata 'revitalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Revitalisasi: Menghidupkan Kembali Nilai-nilai Luhur

Revitalisasi adalah kata yang telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam konteks pembangunan dan pengembangan daerah. Namun, apa sebenarnya makna kata ini? Dalam arti resmi, revitalisasi berarti proses, cara, atau perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali sesuatu yang telah lama mati atau lesu. Ini dapat berlaku pada berbagai aspek, seperti kesenian, budaya, atau bahkan ekonomi. Contoh-contoh revitalisasi dapat dilihat dalam berbagai kegiatan masyarakat. Misalnya, pemerintah melakukan revitalisasi wisata alam di daerah tertentu untuk meningkatkan nilai ekonomi lokal. Dalam konteks kesenian, sebuah festival tradisional dapat diadakan untuk revitalisasi budaya dan menghidupkan kembali kebiasaan lama. Bahkan, sebuah perusahaan dapat melakukan revitalisasi merek untuk meningkatkan citra dan kepercayaan konsumen. Dalam kehidupan sehari-hari, revitalisasi memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam konteks ekonomi, revitalisasi dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memulihkan industri yang telah terkena dampak globalisasi. Dalam konteks budaya, revitalisasi dapat membantu melestarikan nilai-nilai luhur dan menghidupkan kembali tradisi-tradisi yang telah lama terlupakan. Dengan kata lain, revitalisasi adalah proses yang sangat penting dalam mempertahankan keanekaragaman budaya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.