Arti Kata "resipien" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "resipien" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

resipien

re·si·pi·en / résipién/ n penerima darah dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "resipien"

📝 Contoh Penggunaan kata "resipien" dalam Kalimat

1.resipien darah tersebut harus menjalani tes lengkap sebelum dapat menerima transfusi darah.
2.Penerima donor darah harus menjalankan prosedur resipien yang ketat agar tidak terjadi komplikasi.
3.Dalam konteks medis, resipien adalah orang yang menerima transfusi darah atau jaringan organ.
4.Klinik kecil di desa mengadakan pelatihan untuk para resipien darah yang akan menerima transfusi darah.
5.Sang dokter meminta para resipien untuk menjalani pemeriksaan sebelum transfusi darah bisa dilakukan.

📚 Artikel terkait kata "resipien"

Mengenal Kata 'resipien' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Resipien" - Penerima Darah yang Penting

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "resipien" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, resipien adalah penerima darah atau bahan tubuh lainnya dalam proses transplantasi. Konsep ini telah ada sejak lama, terutama dalam bidang kedokteran dan ilmu pengetahuan. Dalam sejarah, proses transplantasi darah telah dilakukan oleh beberapa budaya, seperti kuno Yunani dan Mesir. Namun, pada abad ke-20, proses ini menjadi lebih kompleks dan aman dengan kemajuan teknologi dan penelitian medis.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat Alami

Resipien dalam proses transplantasi darah adalah orang yang membutuhkan darah atau bahan tubuh lainnya untuk menyelamatkan nyawanya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata resipien dalam kalimat alami: - Pasien dengan penyakit darah yang parah menjadi resipien darah yang dibutuhkan untuk proses transplantasi. - Dokter harus memilih resipien yang tepat untuk menghindari reaksi alergi atau komplikasi lainnya. - Rumah sakit memiliki program donor darah untuk mencari resipien yang membutuhkan sumbangan darah.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata resipien tidak hanya digunakan dalam konteks kesehatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, konsep kebaikan dan kepedulian terhadap orang lain seringkali disimbolkan dengan proses transplantasi darah. Mereka yang melakukan donasi darah atau menjadi resipien darah dianggap sebagai contoh kebaikan dan kepedulian. Selain itu, kata resipien juga digunakan dalam konteks lain, seperti penerima hadiah atau sumbangan. Dalam hal ini, resipien adalah orang yang menerima hadiah atau sumbangan tersebut.