Arti Kata "curiga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "curiga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

curiga

1cu·ri·ga kl n keris

2cu·ri·ga a 1 berhati-hati atau berwaswas (krn khawatir, menaruh syak, dsb): kita harus tetap -- krn banyak pengacau yg berkedok sbg pembela bangsa; 2 (merasa) kurang percaya atau sangsi thd kebenaran atau kejujuran seseorang (takut dikhianati dsb): Ibu -- akan kebenaran ceritaku;
ber·cu·ri·ga v menaruh rasa curiga: ia ~ bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh pelanggaran thd prosedur kerja;
men·cu·ri·gai v menaruh syak kpd; menyangsikan atau kurang percaya kpd: kita harus ~ orang yg selalu menonjol-nonjolkan kebaikan dan kesanggupan dirinya sendiri;
men·cu·ri·ga·kan v 1 menimbulkan curiga (syak, kurang percaya): gerak-geriknya sangat ~; 2 menaruh syak thd sesuatu; curiga thd sesuatu;
ke·cu·ri·ga·an n perihal curiga; ketidakpercayaan; rasa curiga: gerak-geriknya menimbulkan ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "curiga"

📝 Contoh Penggunaan kata "curiga" dalam Kalimat

1.Saya telah merasakan curiga terhadap niat rekan kerja saya sejak kemarin.
2.Dalam pelajaran sejarah di sekolah, siswa diminta untuk mengidentifikasi sumber curiga yang mungkin memengaruhi penulisan sejarah.
3.Ketika melihat jejak langkah yang tidak biasa di rumah, ibu mulai merasakan curiga bahwa ada orang lain di dalam.
4.Peneliti menganalisis data untuk menemukan bukti-bukti curiga tentang keberadaan harta karun di bawah tanah.
5.Pegawai keamanan di bandara harus selalu siaga dan curiga terhadap penumpang yang mencurigakan.

📚 Artikel terkait kata "curiga"

Mengenal Kata 'curiga' - Inspirasi dan Motivasi

Penyebab Utama Curiga yang Membangkitkan Perasaan Miskin

Kata **curiga** memiliki makna yang sangat kompleks dalam bahasa Indonesia. Kata ini memiliki akar kata yang sama dengan kata keris, yang menunjukkan bahwa asal usul kata ini berasal dari perasaan yang tajam dan sensitif. Pada zaman dahulu, kata **curiga** digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tajam dan peka terhadap sesuatu yang tidak biasa atau tidak terduga. Pada kenyataannya, perasaan **curiga** sangat umum dialami oleh manusia. Ketika kita melihat sesuatu yang tidak biasa atau tidak terduga, kita akan merasa **curiga** dan ingin mengetahui apa sebenarnya yang sedang terjadi. Contohnya, jika kita melihat seseorang yang tidak biasa masuk ke dalam rumah kita, kita akan merasa **curiga** dan ingin tahu siapa orang itu dan apa motifnya. Contoh-contoh penggunaan kata **curiga** dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya merasa **curiga** ketika melihat mobil yang tidak biasa berhenti di depan rumah saya." - "Dia terlihat **curiga** ketika bertemu dengan seseorang yang tidak dikenal." - "Saya selalu merasa **curiga** ketika melihat orang yang tidak biasa masuk ke dalam kantor saya." Kata **curiga** juga sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang penuh dengan kesalahpahaman dan kecurigaan, perasaan **curiga** dapat menjadi sangat kuat dan sulit untuk diatasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengerti dan mengelola perasaan **curiga** kita dengan lebih baik, sehingga kita dapat hidup lebih harmonis dan damai.