Arti Kata "rengadean" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rengadean" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rengadean

re·nga·de·an /réngadéan/ n 1 pohon yg berwarna merah tua, kayunya sangat keras, dapat dipakai untuk bahan rumah; Ploiarum Alternifolium; 2 kayu rengadean

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rengadean"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "rengadean" dalam Kalimat

1.Di taman, saya menemukan pohon rengadean yang berwarna merah tua yang unik.
2.Pengrajin kayu memilih pohon rengadean karena kayunya sangat keras dan kuat.
3.Di daerah hutan, masyarakat lokal menggunakan kayu rengadean untuk membuat rumah tradisional.
4.Selama perjalanan, kami melihat banyak pohon rengadean yang berdiri tegak di pinggir jalan.
5.Di pasar tradisional, penjual kayu menjual kayu rengadean dengan harga yang kompetitif.

πŸ“š Artikel terkait kata "rengadean"

Mengenal Kata 'rengadean' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rengadean" - Inspirasi dan Motivasi

Sebagai kata yang memiliki makna yang unik, rengadean telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan sejak lama. Kata ini berasal dari nama pohon yang memiliki kayu keras dan berwarna merah tua, yang kemudian digunakan sebagai bahan bangunan. Pohon rengadean (Ploiarum Alternifolium) dikenal karena kegunaannya dalam membuat rumah dan bangunan. Reengadean telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam bidang konstruksi. Kayu rengadean dipilih karena sifatnya yang kuat dan tahan lama, sehingga dapat digunakan untuk membuat struktur bangunan yang kokoh. Dalam sejarah, pohon rengadean juga digunakan sebagai bahan untuk membuat peralatan dan alat-alat lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, rengadean dapat digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, kayu rengadean dapat digunakan untuk membuat meja, kursi, atau bahkan peralatan lainnya. Banyak orang yang menggunakan kayu rengadean sebagai bahan untuk membuat barang-barang yang tahan lama dan berkualitas. Dengan demikian, rengadean menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam bidang konstruksi dan industri. Dalam budaya Indonesia modern, rengadean juga memiliki makna yang luas. Banyak orang yang menggunakan kata ini sebagai simbol kekuatan dan keuletan. Dalam beberapa konteks, rengadean digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan sifat yang kuat dan tahan lama. Dengan demikian, rengadean menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sosial.