Arti Kata "menirukan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menirukan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menirukan

me.ni.ru.kan Verba (kata kerja) meniru; mengikuti contoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menirukan"

📝 Contoh Penggunaan kata "menirukan" dalam Kalimat

1.Siswa tidak boleh menirukan perilaku buruk temannya di kelas.
2.Pengusaha itu menirukan strategi sukses raksasa teknologi di luar negeri.
3.Seseorang yang baru saja menikah menirukan tradisi adat istiadat keluarganya.
4.Di acara itu, grup musik menirukan lagu-lagu hits tahun 80-an.
5.Sebagai siswa yang rajin, dia menirukan pola hidup sehat ibunya.

📚 Artikel terkait kata "menirukan"

Mengenal Kata 'menirukan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menirukan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menirukan" adalah sebuah verba yang memiliki makna umum sebagai melihat, mengikuti, atau mengulangi sesuatu dari sebuah contoh atau model. Dalam konteks sejarah, kata ini mulai digunakan pada abad ke-17 sebagai bentuk dari kata kerja "meniru" yang berasal dari bahasa Belanda "niteren". Pada awalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses belajar dan mengikuti contoh dari seseorang. Penggunaan kata "menirukan" sangatlah umum dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seorang anak yang masih belajar bermain gitar akan menirukan lagu-lagu favoritnya dari seorang musisi. Selain itu, seorang siswa yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia juga dapat menirukan percakapan yang dilakukan oleh orang-orang berbicara di sekitarnya. Bahkan, dalam bidang olahraga, seorang atlet juga dapat menirukan gerakan yang dilakukan oleh rekan setimnya untuk meningkatkan kinerja. Kata "menirukan" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Di era digital ini, orang-orang seringkali menirukan perilaku atau gaya hidup dari orang lain yang mereka lihat di media sosial. Hal ini dapat menjadi inspirasi positif untuk meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga dapat berdampak negatif jika digunakan untuk mengikuti perilaku yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan kata "menirukan" dengan bijak dan selektif untuk mencapai tujuan yang positif.