Arti Kata "reflektif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "reflektif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

reflektif

re·flek·tif /réfléktif/ a gerakan badan di luar kemauan; secara refleks: ia merajuk dan menggaruk kepalanya secara --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "reflektif"

📝 Contoh Penggunaan kata "reflektif" dalam Kalimat

1.Ia melakukan gerakan reflektif saat bangun tidur, menggaruk-garuk mata yang masih berbunga-bunga.
2.Anak kecil itu melakukan gerakan reflektif ketika tertimpa air dari gelas yang ditumpahkan oleh temannya.
3.Pada saat itu, ia merasa cemas dan melakukan gerakan reflektif, seperti menggaruk-garuk kulitnya sendiri.
4.Pengajar harus memahami bahwa reaksi reflektif anak tersebut tidak semata-mata karena ingin membuat kekacauan di kelas.
5.Gerakan reflektif yang dilakukan oleh tubuh adalah salah satu bentuk respons otak pada stimuli yang tidak sengaja terjadi.

📚 Artikel terkait kata "reflektif"

Mengenal Kata 'reflektif' - Inspirasi dan Motivasi

Reflektif: Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Reflektif adalah kata yang berasal dari bahasa Belanda "reflexief" dan bahasa Inggris "reflective". Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu gerakan badan di luar kemauan. Namun, makna ini telah berkembang menjadi istilah yang lebih luas, menggambarkan perilaku atau reaksi seseorang yang tidak disengaja atau tidak sadar. Dalam sejarah, kata reflektif digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan reaksi tubuh terhadap stimulus tertentu. Namun, pada masa kini, kata ini lebih sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Misalnya, seseorang yang merajuk dan menggaruk kepalanya secara reflektif menunjukkan bahwa mereka sedang merasa tidak nyaman atau cemas. Contoh penggunaan kata reflektif dalam kalimat yang alami adalah: * Ia merajuk dan menggaruk kepalanya secara reflektif ketika mendengar berita yang membuatnya takut. * Seseorang yang memiliki alergi mungkin akan mengalami reaksi reflektif seperti gatal-gatal atau sesak napas ketika menghirup udara yang terkontaminasi. * Ia menunjukkan perilaku reflektif dengan mengamati seseorang yang sedang berbicara, tanpa sadar menirunya. Relevansi kata reflektif dalam kehidupan sehari-hari adalah sangat besar, terutama dalam konteks komunikasi dan interaksi manusia. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku atau reaksi seseorang yang tidak disengaja, seperti meniru atau merajuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata reflektif agar dapat berkomunikasi dengan efektif dan efisien.