Arti Kata "redup" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "redup" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

redup

re·dup a 1 berawan (langit); tidak terang (cuaca); mendung; 2 agak gelap krn terlindung awan; tidak panas: matahari --; 3 suram: lampu itu makin lama makin -- krn kekurangan minyak; 4 berkurang; merosot (kekayaan, kemegahan); 5 mulai berhenti; reda (badai, cinta kasih, dsb); 6 sayup-sayup; redam (suara, bunyi); 7 ki tidak gembira: ia menyahut dng --;
re·dep-re·dup a, ~ alang, ~ bahasa, ki agak redup (gelap, suram);
me·re·dup v menjadi redup: nyala pelita itu makin lama makin ~ krn kehabisan minyak;
me·re·dup·kan v menjadikan redup: ~ lampu;
ke·re·dup·an n perihal redup: ~ petang, menambah kesunyian di ladang itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "redup"

📝 Contoh Penggunaan kata "redup" dalam Kalimat

1.Karena langit berawan, hari ini cuacanya agak redup.
2.Kota itu mengalami kemerosotan ekonomi, dan kondisi hidup penduduknya pun menjadi redup.
3.Pada awalnya, cinta antara mereka sangat kuat, tapi sekarang sudah mulai reda.
4.Suara musik yang sedang didengarkan semakin redup karena volume yang diturunkan.
5.Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan lingkungan sekarang sudah mulai meredup karena kurangnya partisipasi.

📚 Artikel terkait kata "redup"

Mengenal Kata 'redup' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "redup" - Pengertian dan Contoh

Kata "redup" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan mendalam. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali muncul pada abad ke-14, ketika bahasa Indonesia masih dalam tahap perkembangan. Pada masa itu, kata "redup" digunakan untuk menggambarkan cuaca yang berawan, tidak terang, atau mendung. Dalam waktu berlalu, makna kata ini berkembang dan diadaptasi untuk menggambarkan berbagai situasi lainnya, seperti matahari yang tidak panas, kekurangan minyak, atau bahkan kemerosotan kekayaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "redup" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak ideal. Misalnya, "cuaca hari ini sangat redup, saya tidak bisa berjalan keluar tanpa memakai payung." Atau, "lampu di kamar tidur saya makin lama makin redup, saya harus mengganti tabung lampu segera." Dalam contoh-contoh di atas, kata "redup" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terang atau tidak ideal. Kata "redup" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak pasti. Misalnya, "ekonomi negara sedang mengalami redup, banyak warga yang mengalami kesulitan keuangan." Atau, "cinta kasih saya dan pasangan makin lama makin redup, kami berdua harus berusaha untuk memulihkan hubungan." Dalam contoh-contoh di atas, kata "redup" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak pasti. Dalam kesimpulan, kata "redup" memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan cuaca yang berawan, tidak terang, atau mendung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "redup" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak ideal atau tidak stabil. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami makna kata "redup" dalam konteks yang berbeda-beda.