Arti Kata "recik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "recik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

recik

re·cik v percik;
me·re·cik v 1 memercik; 2 memerciki; merenjis; 3 keluar peluh banyak; bertitik peluh;
me·re·cik·kan n menjadikan merecik; memercikkan;
re·cik·an n percikan;
pe·re·cik n alat untuk merecik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "recik"

📝 Contoh Penggunaan kata "recik" dalam Kalimat

1.Siswa harus memercikkan air ke dalam gelas untuk mencuci tangan sebelum makan.
2.Perawat harus menjaga agar pasien tidak keluar peluh banyak saat menerima perawatan.
3.Ibu memercikkan air ke atas sayuran untuk membersihkannya sebelum menyajikannya.
4.Pengusaha yang peduli lingkungan harus memperkenalkan alat merecik untuk mengurangi limbah plastik.
5.Saat berolahraga, dia merasa sangat lelah dan banyak mengeluarkan peluh.

📚 Artikel terkait kata "recik"

Mengenal Kata 'recik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "recik" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "recik" memiliki makna umum sebagai proses memercikkan atau meneteskan sesuatu, seperti peluh, air, atau zat lainnya. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial untuk menggambarkan proses alami yang terjadi pada tubuh manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "recik" juga digunakan untuk menggambarkan proses pembuangan limbah atau sampah yang tidak perlu. Penggunaan kata "recik" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - "Ia merasa sangat lelah setelah berolahraga seharian, sehingga tubuhnya mulai recik." (dalam konteks ini, kata "recik" digunakan untuk menggambarkan proses pembuangan peluh) - "Sampah yang tidak perlu harus direcik agar tidak mencemari lingkungan." (dalam konteks ini, kata "recik" digunakan untuk menggambarkan proses pembuangan limbah) - "Dia terlalu recik setelah minum secangkir kopi, sehingga harus pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri." (dalam konteks ini, kata "recik" digunakan untuk menggambarkan proses pembuangan peluh) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "recik" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks lingkungan, proses recik limbah sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan. Selain itu, kata "recik" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau puisi yang menggambarkan proses alami yang terjadi pada tubuh manusia. Dalam konteks ini, kata "recik" digunakan untuk menggambarkan keindahan dan keunikan proses alami yang terjadi pada tubuh manusia.