Arti Kata "rangkus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rangkus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rangkus

rang·kus v, me·rang·kus v mengambil habis (semua)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rangkus"

📝 Contoh Penggunaan kata "rangkus" dalam Kalimat

1.Pengadilan mengadakan sidang untuk merangkus semua kasus korupsi yang beredar di masyarakat.
2.Pemilik warung mengatakan bahwa semua stok makanan sudah terjual habis dan tidak ada lagi untuk dibeli.
3.Siswa-siswa di sekolah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk merangkus bakat dan kemampuan mereka.
4.Pengusaha yang sukses mengatakan bahwa suksesnya perusahaannya karena ia mampu merangkus pasar dan meningkatkan penjualan.
5.Setelah tiga tahun, pemerintah berhasil merangkus semua proyek pembangunan jalan yang sudah tertunda.

📚 Artikel terkait kata "rangkus"

Mengenal Kata 'rangkus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rangkus" - Inspirasi dalam Mengambil Habis

Kata rangkus dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang menarik, yaitu mengambil habis atau menghabiskan semua. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks ekonomi dan keuangan, seperti menghabiskan uang atau sumber daya yang tersedia. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata rangkus juga sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menghabiskan waktu atau tenaga.

Penggunaan Kata "rangkus" dalam Kalimat yang Alami

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata rangkus digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dia rangkus uang saku keluarganya dalam sehari saja", atau "Dia rangkus tenaga dalam melakukan pekerjaan yang sulit". Contoh lainnya adalah "Dia rangkus tempat parkir di mall karena tidak sabar menunggu", atau "Dia rangkus makanan di restoran karena lapar". Dalam semua contoh ini, kata rangkus digunakan untuk menggambarkan keadaan dimana seseorang telah mengambil habis atau menghabiskan semua yang tersedia.

Relevansi Kata "rangkus" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata rangkus juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks keuangan dan ekonomi, seperti menghabiskan uang atau mengelola keuangan. Namun, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menghabiskan waktu atau tenaga. Dalam beberapa kasus, kata rangkus juga digunakan sebagai sinyal adanya masalah atau kekurangan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, "Dia rangkus uang saku keluarganya dalam sehari saja, sehingga keluarganya harus berhemat" atau "Dia rangkus tenaga dalam melakukan pekerjaan yang sulit, sehingga harus meminta bantuan orang lain". Dalam semua contoh ini, kata rangkus digunakan untuk menggambarkan keadaan yang kompleks dan memerlukan perhatian.