Arti Kata "pinggul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pinggul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pinggul

ping·gul n pangkal paha di sebelah belakang;
berat -- , ki (pe)malas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pinggul"

📝 Contoh Penggunaan kata "pinggul" dalam Kalimat

1.Ibu memarahi anaknya karena terlalu banyak bermain dan tidak memperhatikan pinggulnya yang kurus.
2.Senam di sekolah hari ini melatih otot pinggul dan punggung siswa.
3.Dalam tarian tradisional Jawa, pinggul perempuan bergerak dalam tempo yang cepat.
4.Ibu hamil harus berhati-hati agar tidak terlalu banyak mengangkat beban untuk menghindari tekanan pada pinggulnya.
5.Dokter menasihati pasien untuk melakukan peregangan agar otot pinggulnya tidak kaku dan sakit.

📚 Artikel terkait kata "pinggul"

Mengenal Kata 'pinggul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pinggul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pinggul" merupakan salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, pinggul diartikan sebagai pangkal paha di sebelah belakang, serta berat atau lelah. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang malas atau tidak memiliki semangat dalam melakukan sesuatu. Dalam sejarah, kata "pinggul" telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan bentuk tubuh manusia yang kurang ideal. Namun, seiring dengan perkembangan waktu, kata ini mulai digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan seseorang yang tidak memiliki semangat atau malas. Penggunaan kata "pinggul" dalam kalimat dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - Dia duduk di sofa dan tidak bergerak, pinggulnya terlihat sangat lelah. - Saya tidak bisa menemukan motivasi untuk bekerja, pinggul saya terasa sangat berat. - Dia terlihat pinggul saat bermain basket karena tidak memiliki semangat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pinggul" memiliki relevansi yang cukup besar. Banyak orang yang menggunakan kata ini untuk menggambarkan diri mereka sendiri atau orang lain dalam situasi tertentu. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks humor, seperti menggambarkan seseorang yang tidak memiliki semangat atau malas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "pinggul" menjadi bagian dari bahasa percakapan sehari-hari, sehingga orang-orang lebih mudah menggunakan kata ini dalam berbagai situasi.