Arti Kata "air koloh-koloh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "air koloh-koloh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

air koloh-koloh

sisa air bekas mencelup kain dan sebagainya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "air koloh-koloh"

📝 Contoh Penggunaan kata "air koloh-koloh" dalam Kalimat

1.Setelah mencelup kain, aku harus membersihkan air koloh-koloh yang menetes ke lantai.
2.Di pabrik tekstil, air koloh-koloh dari proses pencelupan dilakukan dengan cara yang aman bagi lingkungan.
3.Karena air koloh-koloh, aku harus membuang air limbah ke sistem pengolahan air di rumah.
4.Pada zaman dahulu, air koloh-koloh dari proses mencelup kain digunakan untuk membersihkan wajah.
5.Di laboratorium kimia, air koloh-koloh dari eksperimen harus ditangani dengan hati-hati untuk tidak mencemari lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "air koloh-koloh"

Mengenal Kata 'air koloh-koloh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Air Koloh-Koloh" - Inspirasi untuk Berbagai Kehidupan

Kata "air koloh-koloh" mungkin tidak asing di telinga kita, terutama bagi mereka yang pernah menghabiskan waktu di rumah atau tempat kerja yang memiliki bak cuci atau mandi. Makna umum dari kata ini adalah sisa air bekas mencelup kain dan sebagainya. Kata ini sebenarnya memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, karena pada masa lalu, air koloh-koloh sering digunakan sebagai sumber air untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Air koloh-koloh biasanya dihasilkan dari proses mencelup kain, membersihkan pakaian, atau bahkan mencuci peralatan. Air ini kemudian disimpan dalam bak atau wadah lainnya untuk digunakan kembali. Dalam beberapa kasus, air koloh-koloh juga dapat digunakan sebagai sumber air untuk berkebun atau membersihkan permukaan. Contoh penggunaan kata "air koloh-koloh" dalam kalimat yang alami adalah: * "Setelah mencelup kain, air koloh-koloh harus dibuang dengan benar untuk menghindari pencemaran lingkungan." * "Air koloh-koloh yang digunakan untuk mencuci peralatan harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan." * "Kami menggunakan air koloh-koloh sebagai sumber air untuk berkebun karena lebih hemat biaya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "air koloh-koloh" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam industri tekstil, air koloh-koloh digunakan sebagai sumber air untuk mencelup kain dan membersihkan peralatan. Selain itu, air koloh-koloh juga dapat digunakan sebagai sumber air untuk berkebun atau membersihkan permukaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "air koloh-koloh" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan efisiensi sumber daya.