Arti Kata "loyar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "loyar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

loyar

1lo·yar Jk a royal

2lo·yar ark n pengacara; advokat
-- buruk pokrol bambu; -- keledek advokat yg menolong orang bukan krn hendak mencari uang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "loyar"

📝 Contoh Penggunaan kata "loyar" dalam Kalimat

1.Ia dianugerahi gelar kehormatan oleh penguasa kerajaan sebagai tanda penghargaan atas jasanya.
2.Para tamu diundang untuk menghadiri pesta pernikahan putri bangsawan yang akan menikah dengan seorang pangeran.
3.Di tengah hutan, terdapat istana kecil yang didiami oleh seorang bangsawan yang miskin tetapi masih memiliki kehormatan sebagai raja kecil.
4.Pada masa lalu, bangsawan memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada rakyat biasa dan berhak memegang jabatan tinggi di kerajaan.
5.Dalam sastra, istana kerajaan sering digambarkan sebagai tempat kekuasaan dan kehormatan bagi para bangsawan.

📚 Artikel terkait kata "loyar"

Mengenal Kata 'loyar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Loyar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "loyar" memiliki makna yang sangat spesifik dan unik dalam Bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata "loyar" dapat diartikan sebagai "sang raja" atau "sang penguasa". Namun, makna ini memiliki konteks yang kuat dengan sejarah dan budaya Indonesia. Dalam zaman kolonial, kata "loyar" digunakan untuk menggambarkan penguasa atau raja yang memiliki kekuasaan absolute. Hal ini menunjukkan bahwa kata "loyar" memiliki makna yang sangat terkait dengan kekuasaan dan otoritas.

Penggunaan Kata "Loyar" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "loyar" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang. Misalnya, "Raja memerintahkan tentara untuk menyerang musuh," atau "Penguasa daerah mengambil keputusan yang sangat sulit untuk menyelesaikan masalah lingkungan." Dalam kedua kalimat tersebut, kata "loyar" digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang. Selain itu, kata "loyar" juga dapat digunakan dalam kalimat seperti "Raja memiliki kekuasaan absolute dan tidak perlu meminta persetujuan dari siapa pun."

Relevansi Kata "Loyar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, kata "loyar" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak contoh dari kehidupan sehari-hari yang menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang dengan menggunakan kata "loyar". Misalnya, seorang pemimpin politik yang memiliki kekuasaan besar di dalam partainya, atau seorang tokoh agama yang memiliki pengaruh besar atas jemaatnya. Dalam kedua contoh tersebut, kata "loyar" digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang yang memiliki pengaruh besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "loyar" memiliki makna yang sangat spesifik dan unik dalam Bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "loyar" digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang. Selain itu, kata "loyar" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern yang menggambarkan kekuasaan atau otoritas seseorang.