Arti Kata "takol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "takol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

takol

ta·kol Sd v, me·na·kol v memukul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "takol"

📝 Contoh Penggunaan kata "takol" dalam Kalimat

1.Pengadilan menetapkan hukuman berat terhadap pelaku takol polisi pada hari Sabtu.
2.Dia takol temannya yang terlalu banyak minum alkohol.
3.Peneliti menemukan bukti fisik yang menunjukkan korban takol dengan batu.
4.Pada saat itu, korban takol dengan benda tajam di pinggir kota.
5.Pengajar meminta siswa untuk tidak melakukan takol sehingga bisa belajar dengan tenang.

📚 Artikel terkait kata "takol"

Mengenal Kata 'takol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Takol" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "takol" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi memukul atau menyakiti seseorang. Dalam konteks sosial, kata takol seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan situasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan. Takol dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang terkait dengan aksi fisik, seperti memukul atau menyakiti. Kata ini seringkali digunakan dalam kalimat yang menggambarkan situasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan. Misalnya, "Saya takol terjatuh saat berlari" atau "Dia takol terluka saat bermain bola". Takol juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa daerah, kata takol digunakan sebagai bentuk ejekan atau sindiran. Misalnya, "Kamu takol gampang marah" atau "Dia takol bodoh". Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata takol dalam bentuk ejekan atau sindiran dapat dianggap tidak sopan atau tidak pantas. Dalam beberapa konteks, kata takol juga digunakan dalam bahasa informal untuk menggambarkan situasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan. Misalnya, "Saya takol sakit kepala setelah makan makanan berat" atau "Dia takol kesal setelah gagal mencapai tujuannya". Dalam kasus ini, kata takol digunakan untuk menggambarkan perasaan atau situasi yang tidak menyenangkan, bukan sebagai bentuk ejekan atau sindiran. Dalam keseluruhan, kata takol memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia dan memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteks penggunaan kata takol, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam percakapan sehari-hari.