Arti Kata "pewawancara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pewawancara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pewawancara

pe.wa.wan.ca.ra orang yang mewawancarai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pewawancara"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "pewawancara" dalam Kalimat

1.pewawancara perusahaan melakukan wawancara dengan kandidat untuk mencari karyawan baru.
2.Dalam proses pembuatan film, pewawancara menanyakan skenario dan karakter kepada aktor.
3.Di acara televisi, pewawancara mengajukan pertanyaan kepada artis tentang karir dan hobi.
4.pewawancara pendidikan melakukan evaluasi akademik kepada siswa setelah masa kuliah.
5.Di kantor pajak, pewawancara mengumpulkan informasi dan dokumen dari warga untuk menyelesaikan proses administrasi.

πŸ“š Artikel terkait kata "pewawancara"

Mengenal Kata 'pewawancara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pewawancara" - Inspirasi dan Motivasi

Setiap kali kita mendengar kata **pewawancara**, kita langsung teringat akan kegiatan mewawancarai seseorang, baik itu dalam konteks perekrutan pegawai, penelitian akademis, atau bahkan dalam proses pengadilan. Namun, apakah Anda pernah berpikir tentang asal-usul kata ini? Secara historis, kata **pewawancara** berasal dari bahasa Belanda, yaitu "vraagsteller", yang memiliki arti sebagai "orang yang bertanya". Dalam konteks sosial, kata ini kemudian berkembang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi-situasi formal seperti wawancara kerja.

Contoh penggunaan kata **pewawancara** dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: "Saya akan menjadi **pewawancara** untuk merekrut kandidat baru di perusahaan kami." atau "Dalam proses investigasi, tim detektif akan bergabung dengan **pewawancara** untuk mengumpulkan informasi." Dalam kedua contoh ini, kata **pewawancara** digunakan untuk menggambarkan orang yang melakukan wawancara atau bertanya kepada individu lain.

Relevansi kata **pewawancara** dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Dalam dunia kerja, **pewawancara** berperan sebagai bagian dari proses rekrutmen pegawai, sementara dalam konteks akademis, **pewawancara** digunakan sebagai bagian dari penelitian. Bahkan, dalam proses pengadilan, **pewawancara** berperan sebagai bagian dari pengumpulan bukti dan informasi. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata **pewawancara** adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi-situasi formal.