Arti Kata "diadem" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diadem" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diadem

di·a·dem /diadém/ n hiasan kepala; mahkota

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diadem"

📝 Contoh Penggunaan kata "diadem" dalam Kalimat

1.Raja dikancah pertandingan tinju diberi diadem emas untuk menandai statusnya sebagai juara.
2.Di gereja, imam mengenakan diadem sebagai tanda kehormatan dan kebesaran.
3.Maharaja memutuskan untuk memberikan diadem kepada putrinya yang baru menikah.
4.Di pameran, seniman menampilkan lukisan yang menampilkan seorang ratu dengan diadem yang megah.
5.Di sekolah, siswa yang mendapatkan nilai terbaik di tahun ajaran ini akan menerima diadem sebagai penghargaan.

📚 Artikel terkait kata "diadem"

Mengenal Kata 'diadem' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "diadem" - Hiasan Kepala yang Elegan

Kata "diadem" seringkali dikaitkan dengan hiasan kepala yang indah dan elegan. Dalam bahasa Indonesia, diadem didefinisikan sebagai hiasan kepala atau mahkota. Namun, sejarah kata ini menunjukkan bahwa diadem bukanlah hanya sekedar hiasan kepala biasa. Pada zaman kuno, diadem digunakan sebagai simbol kekuasaan dan status sosial.

Sejarah dan Makna diadem

Di zaman kuno, diadem digunakan oleh raja-raja dan penguasa untuk menunjukkan status mereka. Diadem biasanya terbuat dari bahan mewah seperti emas, perak, atau permata. Dengan adanya diadem, raja-raja dapat menunjukkan kekuasaan dan kebesaran mereka. Di era modern, diadem masih digunakan sebagai simbol kebesaran dan kehormatan.

Contoh Penggunaan diadem dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata diadem dalam kalimat yang alami: * Pada upacara pernikahan, istri yang baru menikah dililitkan dengan diadem sebagai simbol kebahagiaan. * Ratu yang sedang berkunjung ke negara lain membawa diadem sebagai simbol kehormatan. * Di festival kebudayaan, penari-penari memakai diadem sebagai hiasan kepala yang indah.

Relevansi diadem dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun diadem tidak lagi digunakan sebagai simbol kekuasaan, namun kata ini masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, diadem masih digunakan sebagai hiasan kepala pada acara-acara penting seperti pernikahan atau festival kebudayaan. Selain itu, diadem juga digunakan sebagai inspirasi untuk karya seni atau desain mode. Dengan demikian, diadem tetap menjadi kata yang elegan dan indah dalam bahasa Indonesia.