Arti Kata "napas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "napas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

napas

1na·pas n udara yg diisap melalui hidung atau mulut dan dikeluarkan kembali dr paru-paru: -- nya sesak; -- nya senin kamis, cak sulit bernapas; tersengal-sengal; mengap-mengap (spt orang yg hampir mati);
ber·na·pas v mengisap dan mengeluarkan napas: akhirnya ia dapat ~ dng leluasa setelah berhasil keluar dr ruangan yg penuh asap itu;
~ ke luar badan, pb lebih percaya pd pendapat orang lain dp percaya pd pendapat sendiri;
ber·na·pas·kan v ki mengandung sifat; menyuarakan: cerita yg ~ keislaman;
me·na·pas·kan v mengeluarkan napas;
per·na·pas·an n 1 hal bernapas: alat ~ , alat untuk bernapas; uap air panas bisa mengganggu alat ~; 2 penggunaan energi di dl karbohidrat oleh makhluk hidup;
se·na·pas n ki sejalan (mempunyai pikiran, teori) yg sama: semua pendapatnya ~ dng teori Kant

2na·pas a kuning kemerah-merahan (tt warna bulu, terutama kuda)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "napas"

📝 Contoh Penggunaan kata "napas" dalam Kalimat

1.Ia menghela napas lelah setelah berlari sepanjang jalan.
2.Dalam suasana yang panas, aku merasa sangat sulit bernapas.
3.Pada hari-hari terakhir hidupnya, ayahku mengalami kesulitan mengeluarkan napas.
4.Saat berenang, perlu menggunakan alat bernapas agar dapat menikmati keindahan bawah laut.
5.Penggunaan napas dalam olahraga sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas latihan.

📚 Artikel terkait kata "napas"

Mengenal Kata 'napas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Napas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "napas" telah menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia sejak lama. Dalam arti resmi, napas memiliki makna yang luas, mulai dari warna kuning kemerah-merahan hingga proses bernapas yang kompleks. Namun, di dalam kehidupan sehari-hari, kata napas lebih sering digunakan untuk menggambarkan proses bernapas itu sendiri. Bernapas adalah salah satu kegiatan dasar yang harus dilakukan oleh manusia dan hewan. Dalam proses bernapas, napas masuk ke dalam paru-paru dan kemudian dihembuskan kembali ke luar. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kualitas napas, seperti kualitas udara, kelembaban, dan kondisi kesehatan. Ketika napas menjadi sesak, manusia merasa lelah dan tidak nyaman. Dalam keseharian, kata napas sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Saya sangat lelah karena tidak bisa bernapas dengan baik di dalam ruangan yang penuh asap." Atau, "Setelah berlari beberapa kilometer, saya merasa napasnya sudah mulai membaik." Dalam kedua kalimat tersebut, kata napas digunakan untuk menggambarkan proses bernapas yang menjadi hal utama. Kata napas juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata napas digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau tidak enak. Misalnya, "Saya merasa napas-nya tidak enak ketika harus berada di tempat yang penuh asap." Dalam kesempatan lain, kata napas digunakan untuk menggambarkan keadaan yang lebih positif, seperti "Saya merasa bernapas lebih leluasa setelah berhasil menyelesaikan tugas yang sulit." Dalam kesimpulan, kata "napas" telah menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia dan memiliki makna yang luas. Dalam kehidupan sehari-hari, kata napas digunakan untuk menggambarkan proses bernapas yang kompleks dan memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.