Arti Kata "seperti anjing bercawat ekor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti anjing bercawat ekor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti anjing bercawat ekor

Peribahasa pergi atau menghindar karena malu dan sebagainya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti anjing bercawat ekor"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti anjing bercawat ekor" dalam Kalimat

1.Dia memilih untuk seperti anjing bercawat ekor ketika ditanya tentang kesalahannya di depan teman-temannya.
2.Ketika dia melakukan kesalahan di depan guru, dia seperti anjing bercawat ekor dan tidak berani menghadapinya.
3.Dia tidak seperti anjing bercawat ekor ketika berbicara di depan umum, karena dia sudah terbiasa dan percaya diri.
4.Dia tidak sengaja membaca puisi di depan kelas, tapi ia seperti anjing bercawat ekor dan berlari pergi karena malu.
5.Saya melihat dia seperti anjing bercawat ekor ketika dia tidak berani untuk meminta pertolongan kepada orang lain.

📚 Artikel terkait kata "seperti anjing bercawat ekor"

Mengenal Kata 'seperti anjing bercawat ekor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti anjing bercawat ekor" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seperti anjing bercawat ekor" adalah salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang kompleks, tetapi dapat diartikan sebagai "pergi atau menghindar karena malu dan sebagainya". Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan anjing yang merasa malu atau ketakutan sehingga berlari atau menghindar dengan ekornya berputar-putar seperti bercawat. Peribahasa "seperti anjing bercawat ekor" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan perilaku seseorang yang malu atau takut untuk menghadapi situasi tertentu. Kata ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk menghadapi tantangan atau mengambil keputusan yang sulit. Contoh penggunaan kata "seperti anjing bercawat ekor" dalam kalimat yang alami: * "Dia seperti anjing bercawat ekor saat mendengar kabar bahwa proyeknya ditunda lagi." * "Dia tidak berani menghadapi rekan kerjanya karena merasa seperti anjing bercawat ekor." * "Setelah gagal dalam ujian, dia seperti anjing bercawat ekor dan tidak mau keluar rumah." Kata "seperti anjing bercawat ekor" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang malu atau takut untuk menghadapi situasi tertentu. Kata ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk menghadapi tantangan atau mengambil keputusan yang sulit. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks peribahasa ini agar dapat digunakan dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari.