Arti Kata "lontang-lanting" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lontang-lanting" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
lontang-lanting
lon·tang-lan·ting v 1 terayun-ayun ke sana-sini; 2 luntang-lantung
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lontang-lanting"
📝 Contoh Penggunaan kata "lontang-lanting" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "lontang-lanting"
Mengenal Kata 'lontang-lanting' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "lontang-lanting" - Inspirasi dan Motivasi
Kata "lontang-lanting" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan pergerakan yang tidak terarah atau terayun-ayun ke sana-sini. Kata ini memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam sejarah, kata lontang-lanting telah digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia yang tidak stabil atau tidak terarah.
Contoh penggunaan kata lontang-lanting dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dia melakukan pekerjaan dengan lontang-lanting tanpa rencana yang jelas." atau "Dia berjalan dengan lontang-lanting ke arah pantai." Dalam kedua contoh tersebut, kata lontang-lanting digunakan untuk menggambarkan pergerakan yang tidak terarah atau tidak stabil.
Relevansi Kata Lontang-lanting dalam Kehidupan Sehari-Hari
Dalam kehidupan sehari-hari, kata lontang-lanting dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia yang tidak stabil atau tidak terarah. Misalnya, seseorang yang baru saja mengalami perubahan besar dalam hidupnya mungkin akan melakukan keputusan dengan lontang-lanting tanpa rencana yang jelas. Dalam hal ini, kata lontang-lanting dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan yang terjadi dalam hidupnya.
Kata lontang-lanting juga dapat digunakan dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya, kata lontang-lanting digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia yang tidak stabil atau tidak terarah. Misalnya, dalam budaya Jawa, kata lontang-lanting digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia yang tidak stabil atau tidak terarah dalam hal pernikahan.
Dalam keseluruhan, kata lontang-lanting dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan pergerakan yang tidak terarah atau tidak stabil. Dengan memahami makna dan konteks kata lontang-lanting, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dalam komunikasi sehari-hari.