Arti Kata "perap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perap

1pe·rap ark, me·me·rap v mengepak-ngepakkan sayap; menggelepar (tt ayam, burung, dsb)

2pe·rap ark v, ter·pe·rap v tertumpuk; tertahan; tidak diteruskan (tt surat dsb): surat-surat itu ~ di bagian ekspedisi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perap"

📝 Contoh Penggunaan kata "perap" dalam Kalimat

1.Ayam itu mulai perap di atas pagar, menampakkan kegembiraannya.
2.Burung hantu itu perap dengan kuat, membuat suara yang menggema di hutan.
3.Pada waktu pagi, burung-burung biasanya mulai perap dan terbang meninggalkan sarangnya.
4.Di kebun, seekor ayam jago mulai perap dan siap melawan musuhnya.
5.Pada saat kegembiraan, anak kecil perap di atas pangkuan ibunya, menikmati momen itu.

📚 Artikel terkait kata "perap"

Mengenal Kata 'perap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perap" - Gerakan Menggelepar Burung

Kata "perap" memiliki makna yang unik dalam Bahasa Indonesia. Dalam konteks biologi, kata ini digunakan untuk menggambarkan gerakan menggelepar sayap oleh burung, seperti ayam, burung, dan lain-lain. Gerakan ini biasanya terjadi saat mereka siap terbang atau sedang mencari tempat untuk beristirahat.

Contoh penggunaan kata "perap" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut:

Setelah bangun tidur, ayam itu langsung perap sayapnya dan siap untuk mencari makanan di halaman. Di sisi lain, burung pipit juga perap sayapnya sebelum terbang ke arah lain. Gerakan ini sangat menarik untuk dilihat, terutama anak-anak yang suka menyaksikan aktivitas burung.

Kata "perap" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, gerakan menggelepar seringkali digunakan sebagai simbol kebebasan dan kreativitas. Dalam konteks ini, kata "perap" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang ingin melepaskan diri dari batasan-batasan dan mencari cara untuk mencapai tujuannya. Dengan demikian, kata "perap" bukan hanya sekedar gerakan menggelepar burung, melainkan juga simbol dari kebebasan dan kreativitas yang mendalam.