Arti Kata "perangkap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perangkap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perangkap

pe·rang·kap n 1 alat untuk menangkap tikus, harimau, dsb, biasanya dipasang dng diberi umpan; jebak; 2 tipu muslihat untuk memperdaya orang;
me·me·rang·kap v 1 menangkap (tikus, harimau, musuh, dsb) dng perangkap; menjebak; 2 menipu; memperdaya;
ter·pe·rang·kap v terkena perangkap; terjebak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perangkap"

📝 Contoh Penggunaan kata "perangkap" dalam Kalimat

1.Banyak hama tanaman di kebun itu terjebak dalam perangkap yang diberi umpan manis.
2.Petugas keamanan menangkap musuh dengan perangkap yang dirancang dengan cermat.
3.Dia terperangkap dalam tipu muslihat yang disusun oleh temannya sendiri.
4.Pengajar mengajarkan anak-anak tentang bagaimana memasang perangkap yang efektif untuk tangkapan ikan.
5.Dalam kisah itu, pahlawan terjebak dalam perangkap yang ditaruh oleh musuh yang licik.

📚 Artikel terkait kata "perangkap"

Mengenal Kata 'perangkap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perangkap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "perangkap" memiliki makna yang kompleks dan multifungsi dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, perangkap digunakan sebagai alat untuk menangkap hewan, seperti tikus atau harimau, dengan cara menarik mereka ke dalam sebuah tempat tertutup. Fungsi ini masih relevan hingga saat ini, terutama dalam pengendalian populasi hewan yang merugikan. Perangkap sebagai alat penangkap hewan bukan hanya digunakan untuk tujuan praktis, tetapi juga sebagai contoh kecerdasan dan kreativitas manusia dalam mengatasi masalah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menggunakan perangkap sebagai metafor untuk kejadian-kejadian yang tidak terduga atau membahayakan. Dalam kalimat berikut, kita dapat melihat penggunaan kata perangkap dalam konteks yang berbeda-beda: * Anak itu jatuh ke dalam perangkap kebohongan ayahnya. * Polisi menggunakan perangkap untuk menangkap penjahat yang bersembunyi di daerah tersebut. * Perusahaan menggunakan perangkap untuk meningkatkan penjualan produk mereka dengan cara yang tidak terduga. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali terjebak dalam perangkap yang tidak terduga. Contohnya, kita mungkin terjebak dalam perangkap pernikahan yang tidak sesuai dengan harapan kita, atau terjebak dalam perangkap keuangan yang membuat kita kesulitan untuk melunasi hutang. Dalam situasi seperti ini, kita harus memiliki kecerdasan dan kreativitas untuk mengatasi perangkap yang terjebak dan mencari jalan keluar yang lebih baik.