Arti Kata "pelarutan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelarutan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelarutan

pe.la.rut.an Nomina (kata benda) proses, cara, perbuatan melarutkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelarutan"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelarutan" dalam Kalimat

1.Ilmu kimia penting dalam memahami proses pelarutan dan reaksi kimia yang terjadi.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menggunakan bahan kimia untuk melarutkan noda pada pakaian.
3.Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan teknologi untuk melarutkan logam berat dari limbah industri.
4.Mahasiswa harus memahami konsep pelarutan dalam kimia untuk menyelesaikan soal-soal praktikum.
5.Penggunaan detergen yang tepat dapat membantu melarutkan kotoran pada pakaian dengan efektif.

📚 Artikel terkait kata "pelarutan"

Mengenal Kata 'pelarutan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelarutan" - Ilmu yang Hidup di Setiap Kesadaran

Kata "pelarutan" dalam Bahasa Indonesia sering digunakan untuk menggambarkan proses atau cara melarutkan sesuatu. Dalam konteks kimia, pelarutan merujuk pada proses perubahan fase suatu zat, yaitu dari padat atau cair menjadi cair atau gas. Dalam pengertian yang lebih luas, pelarutan juga dapat berlaku dalam konteks sosial dan budaya, seperti perubahan perilaku atau sikap seseorang. Pelarutan dalam berbagai konteks telah ada sejak zaman kuno, ketika manusia masih berusaha memahami sifat-sifat alam. Dalam kimia, para ilmuwan telah menemukan cara-cara untuk melarutkan berbagai zat, seperti air, alkohol, dan asam. Dalam konteks sosial, pelarutan dapat terjadi ketika seseorang berubah sikap atau perilaku, seperti lebih peduli dengan lingkungan atau lebih terbuka dengan pendapat orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, pelarutan masih sangat penting. Misalnya, ketika Anda mencampurkan gula dengan air, maka proses pelarutan terjadi, sehingga Anda dapat membuat minuman manis. Atau, ketika Anda berusaha mengubah sikap atau perilaku, maka pelarutan juga terjadi, yang dapat membantu Anda menjadi lebih baik dan lebih bijak. Dalam budaya Indonesia, pelarutan juga memiliki makna yang lebih dalam. Misalnya, dalam konteks filsafat, pelarutan dapat berarti perubahan pandangan atau sikap seseorang, yang dapat membantu mereka lebih memahami diri sendiri dan lingkungan sekitar.