Arti Kata "patok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "patok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

patok

pa·tok n 1 ukuran untuk luas tanah persawahan (kurang lebih 2.300 m2): petani dibebani ongkos penyemprotan sebanyak Rp10.000,00 per --; 2 pancang; tonggak;
me·ma·tok v 1 memancang; memberi patok (pancang, tonggak): petani itu ~ batas kebunnya dng bambu; 2 ki menghentikan laju kenaikan (harga): upaya pemerintah untuk ~ harga ternyata gagal; 3 ki memberikan ketentuan: sbg desainer yg ~ diri pd rancangan adibusana, ia memiliki publiknya sendiri; 4 menetapkan; menentukan: pedagang sudah ~ harga beras Rp2.500,00 per kilo
me·ma·tok·kan v menanamkan patok pd: juru ukur ~ bambu pd setiap sudut tanah itu;
pa·tok·an n 1 tonggak; pancang: pd tiap sudut lapangan dipasang orang ~; 2 ketentuan yg menjadi dasar atau pegangan untuk melakukan sesuatu; syarat (hukum); kaidah: ia menggambar tidak menurut ~; harga ~ ekspor karet telah diturunkan;
~ duga hipotesis;
pe·ma·tok·an n proses, cara, perbuatan mematok; pemancangan: ~ tanah yg akan dibagi sudah selesai dilakukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "patok"

📝 Contoh Penggunaan kata "patok" dalam Kalimat

1.Petani dibebani ongkos penyemprotan sebanyak Rp10.000,00 per patok.
2.Pedagang sudah menetapkan harga beras Rp2.500,00 per kilogram.
3.Pemerintah harus menentukan strategi yang efektif untuk mengatasi inflasi.
4.Ia menggambar tidak menurut patok, melainkan mengekspresikan kreativitasnya sendiri.
5.Pengukuran tanah yang akan dibagi sudah selesai dilakukan melalui proses pematan.

📚 Artikel terkait kata "patok"

Mengenal Kata 'patok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Patok" - Fungsi dan Manfaatnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "patok" merupakan istilah yang sudah familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa kata ini memiliki makna yang lebih luas dan kompleks daripada hanya sebagai pancang atau tonggak? Dalam konteks historis, kata "patok" digunakan untuk mengukur luas tanah persawahan, yaitu sekitar 2.300 meter persegi. Hal ini menunjukkan bahwa kata "patok" telah menjadi bagian dari kehidupan agraris masyarakat Indonesia sejak lama.

Fungsi dan Manfaat Kata "Patok" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "patok" tidak hanya digunakan dalam konteks agraris, tetapi juga memiliki fungsi yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam kalimat "petani itu mempatok batas kebunnya dengan bambu", kata "patok" digunakan untuk menggambarkan proses memancang atau memberi patok kepada batas kebun. Dalam kalimat lain, "usaha pemerintah untuk mempatok harga ternyata gagal", kata "patok" digunakan untuk menggambarkan proses menghentikan laju kenaikan harga. Inilah contoh bagaimana kata "patok" dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda.

Relevansi Kata "Patok" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "patok" masih memiliki relevansi yang tinggi. Misalnya, dalam konteks hukum, kata "patok" digunakan untuk menggambarkan syarat atau ketentuan yang menjadi dasar atau pegangan untuk melakukan sesuatu. Dalam kalimat "harga patok ekspor karet telah diturunkan", kata "patok" digunakan untuk menggambarkan harga yang telah ditetapkan sebagai patok atau standar. Inilah contoh bagaimana kata "patok" masih memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.

Kata yang Mirip

patokimia