Arti Kata "osmose" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "osmose" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

osmose

os·mo·se n osmosis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "osmose"

📝 Contoh Penggunaan kata "osmose" dalam Kalimat

1.Proses osmosis air terjadi dalam tanah untuk menyeimbangkan kadar air.
2.Dalam ilmu biologi, osmosis merupakan salah satu cara sel mengatur tekanan air.
3.Pada musim hujan, tanah mengalami proses osmosis yang intensif untuk menyerap air.
4.Pengertian osmosis dalam biologi sangat penting dalam memahami sistem kehidupan.
5.Buku biologi menggambarkan proses osmosis sebagai contoh perpaduan ilmu kimia dan biologi.

📚 Artikel terkait kata "osmose"

Mengenal Kata 'osmose' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Osmose" - Pintu Ke Dunia Selulernya

Osmose adalah proses penyerapan cairan melalui membran semipermeabel, yang pertama kali ditemukan oleh ahli kimia Inggris, Thomas Graham, pada tahun 1861. Dalam konteks biologi, osmose berperan penting dalam menjelaskan bagaimana sel-sel tetap terjaga kelembaban dan komposisi cairan intraseluler mereka. Penggunaan kata osmose juga meluas ke dalam bidang kimia dan teknologi. Dalam industri penyulingan, proses osmosis digunakan untuk memisahkan cairan yang memiliki perbedaan konsentrasi. Contohnya, pada proses pengolahan air laut menjadi air tawar, osmosis berperan penting dalam memisahkan ion-ion garam dari larutan air laut. Dalam kehidupan sehari-hari, osmosis juga terlihat dalam proses alami seperti perkecambahan biji tanaman. Biji tanaman yang tertutup rapat harus melewati proses osmosis untuk menyerap air dan tumbuh menjadi tanaman yang kukuh. Dalam konteks budaya Indonesia, osmosis juga dapat dilihat dalam proses adaptasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin cepat. Masyarakat harus beradaptasi dengan cara yang cepat dan efektif untuk menyerap informasi dan mengubah perilaku mereka untuk menghadapi perubahan iklim yang terjadi.