Arti Kata "nafiri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nafiri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nafiri

na·fi·ri n trompet panjang: spt suara -- menyambut kedatangan raja;
ber·na·fi·ri v membunyikan nafiri: sungai yg mengalir dng bunyinya yg merdu itu seakan-akan bagai ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nafiri"

📝 Contoh Penggunaan kata "nafiri" dalam Kalimat

1.Pada upacara peringatan hari kemerdekaan, pasukan membunyikan nafiri untuk mengumumkan awal acara.
2.Sang kaisar memerintahkan penabuh nafiri untuk membunyikan instrumen tersebut agar seluruh kerajaan tahu tentang kehadirannya.
3.Pada malam hari, suara nafiri yang menggema di hutan menandakan kedatangan seekor harimau.
4.Para pemuda bergembira mendengar bunyi nafiri yang membawa kabar tentang tarian malam hari di desa mereka.
5.Pada hari libur, sekolah melogoskan suasana dengan membunyikan nafiri sebagai tanda awal kegiatan ekstrakurikuler.

📚 Artikel terkait kata "nafiri"

Mengenal Kata 'nafiri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nafiri" - Suara yang Menyambut Kehadiran Raja

Kata "nafiri" seringkali terdengar di dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia, terutama dalam acara-acara resmi seperti pengibaran bendera atau menyambut kedatangan pejabat tinggi. Dalam arti resmi, **nafiri** adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam, berbentuk seperti trompet panjang, yang digunakan untuk membunyikan suara yang merdu dan menarik. Dalam sejarah, **nafiri** telah digunakan sebagai alat komunikasi dan pengumuman, terutama di masa lalu ketika teknologi komunikasi belum berkembang. Suara **nafiri** dapat didengar jauh dan menarik perhatian orang-orang di sekitar. Misalnya, "Suara **nafiri** menembang di tengah kota, menandakan kedatangan raja yang diharapkan." Selain itu, "Dalam pertandingan olahraga, suara **nafiri** digunakan untuk mengumumkan skor dan hasil pertandingan." Dalam kehidupan sehari-hari, **nafiri** masih digunakan dalam berbagai acara, seperti upacara pernikahan, perayaan hari ulang tahun, dan lain-lain. Bahkan, **nafiri** juga digunakan dalam kegiatan budaya seperti pertunjukan musik dan tarian tradisional. Contohnya, "Di festival budaya, **nafiri** digunakan sebagai alat musik untuk memperkuat kekayaan budaya Indonesia." Dengan demikian, **nafiri** bukan hanya sebagai alat musik, tetapi juga sebagai simbol kebudayaan dan tradisi Indonesia.