Arti Kata "mujadid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mujadid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mujadid

mu·ja·did Ar n orang yg membaharui ajaran agama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mujadid"

📝 Contoh Penggunaan kata "mujadid" dalam Kalimat

1.Seorang ulama yang dianggap mujadid karena membawa perubahan dalam paham agama dalam masyarakat.
2.Banyak orang yang menganggap Beliau sebagai mujadid yang membawa cahaya baru dalam pengembangan agama.
3.Di abad ke-14, Maulana Malik Ibrahim dianggap sebagai mujadid yang membawa perubahan dalam ajaran Islam.
4.Sebagai mujadid, Beliau tidak hanya menguatkan iman umat, tetapi juga memperbarui hukum-hukum agama.
5.Masyarakat setempat memanggilnya "mujadid" karena keberaniannya membawa perubahan dalam masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "mujadid"

Mengenal Kata 'mujadid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mujadid" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata mujadid memiliki makna yang luas dalam konteks agama dan sejarah. Secara resmi, mujadid didefinisikan sebagai orang yang membaharui ajaran agama. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan figur-fitur yang memiliki peran penting dalam membawa perubahan dalam agama Islam. Di Indonesia, mujadid seringkali dikaitkan dengan tokoh-tokoh yang berperan dalam membawa ajaran agama ke dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Mujadid" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemukan contoh-contoh penggunaan kata mujadid dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Beliau adalah seorang mujadid yang membawa perubahan dalam ajaran agama melalui pendidikan." Atau, "Guru agama di desa tersebut adalah seorang mujadid yang membantu masyarakat memahami ajaran agama dengan lebih baik." Contoh lainnya adalah, "Buku tersebut adalah salah satu karya mujadid yang membawa perubahan dalam pemahaman agama masyarakat."

Relevansi Kata "Mujadid" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata mujadid memiliki relevansi yang signifikan. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, kita perlu memiliki pemahaman yang lebih baik tentang agama dan peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mujadid menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk membawa perubahan dalam ajaran agama dan membantu masyarakat memahami agama dengan lebih baik.