Arti Kata "merot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merot

me·rot /mérot/ a perot; tidak lurus; miring (mulut dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merot"

📝 Contoh Penggunaan kata "merot" dalam Kalimat

1.Dalam bahasa resmi, dokumen perusahaan harus ditulis dengan tulisan yang lurus dan tidak merot.
2.Dia berjalan dengan langkah yang merot karena tergelincir di atas salju tebal.
3.Gaya tulisan dalam sastra sering kali menggunakan kalimat yang merot untuk menggambarkan perasaan atau emosi.
4.Pada saat itu, saya merasa merot dengan keputusan yang telah diambil oleh atasan.
5.Dalam proses belajar, anak-anak harus diajarkan untuk menulis dengan tulisan yang lurus dan tidak merot.

📚 Artikel terkait kata "merot"

Mengenal Kata 'merot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Merot" dalam Bahasa Indonesia

Kata "merot" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan sesuatu yang tidak lurus atau miring. Merot dalam arti resmi memiliki makna yang lebih dalam, yaitu tidak lurus atau miring, seperti mulut, hidung, atau posisi badan. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama.

Contoh Penggunaan Kata "Merot" dalam Kalimat

Misalnya, ketika kamu melihat seseorang yang merot karena terluka, kamu tahu bahwa dia mungkin memerlukan pertolongan medis. Dalam konteks lain, merot juga dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak lurus atau tidak proporsional, seperti bangunan yang merot karena tidak dirancang dengan baik.

Relevansi Kata "Merot" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata merot juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebugaran dan kesehatan. Dengan merot, kita dapat mengidentifikasi kemungkinan masalah pada tubuh kita, seperti merot pada punggung atau merot pada kaki. Dengan demikian, kita dapat berlatih dengan lebih efektif dan mencegah cedera. Dalam budaya Indonesia modern, kata merot juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam sastra dan seni. Dengan menggunakan kata merot, kita dapat menggambarkan suasana hati atau emosi seseorang yang tidak lurus atau miring. Dengan demikian, kita dapat menciptakan karya seni yang lebih kompleks dan menarik.