Arti Kata "menor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menor

me·nor /ménor/ a mencolok cara berdandannya atau berhias-nya (dng berpakaian berwarna terang yg berwarna-warni)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menor"

📝 Contoh Penggunaan kata "menor" dalam Kalimat

1.Dia memilih gaun berwarna-warni dengan rias wajah yang mencolok untuk pesta pernikahannya.
2.Pengunjung taman hiburan tampak menor dengan kostum unik mereka.
3.Para pemuda berlenggak-lenggok di depan panggung, mereka memeriahkan acara dengan pakaian menor mereka.
4.Di festival budaya, para pengunjung menikmati penampilan artistik dengan kostum-kostum menor yang menarik.
5.Ibu memilih jilbab yang mencolok untuk digunakan dalam kegiatan ibadah, tetapi temannya mengatakan terlalu menor.

📚 Artikel terkait kata "menor"

Mengenal Kata 'menor' - Inspirasi dan Motivasi

Menor dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteksnya

Menor dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu mencolok cara berdandannya atau berhias-nya dengan berpakaian berwarna terang yang berwarna-warni. Istilah ini memiliki asal-usul yang menarik, yaitu dari bahasa Spanyol "menor", yang berarti "kecil" atau "lebih kecil". Namun, dalam konteks bahasa Indonesia, minor memiliki makna yang berbeda.

Sejarah dan Konteks Sosial

Penggunaan kata menor dalam bahasa Indonesia sebenarnya memiliki kaitan dengan budaya Melayu dan tradisi kesenian di Indonesia. Dalam sejarah, minor digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan cara berdandannya atau berhias-nya yang sangat mencolok dan berwarna-warni. Hal ini seringkali terkait dengan perayaan dan upacara adat, seperti perayaan hari raya atau upacara perkawinan.

Penggunaan Kata Menor dalam Kalimat

Kata menor dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan menarik. Misalnya, "Dia mengenakan pakaian menor yang sangat mencolok saat perayaan hari raya," atau "Ia mengecat rambutnya dengan warna-warna terang untuk menciptakan gaya menor yang unik." Dengan kata lain, minor dapat digunakan untuk menggambarkan cara berdandannya atau berhias-nya yang sangat mencolok dan menarik perhatian.

Relevansi Kata Menor dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata menor memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, minor telah menjadi tren dalam dunia fashion dan kesenian. Banyak orang yang menggunakan kata minor sebagai inspirasi untuk menciptakan gaya berdandannya atau berhias-nya yang unik dan mencolok. Dengan demikian, kata menor telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang lebih luas dan memiliki makna yang lebih mendalam.

Kata yang Mirip

menoragia