Arti Kata "ketir-ketir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ketir-ketir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ketir-ketir

ke·tir-ke·tir Jw a dl perasaan cemas (khawatir, waswas, gelisah) dan takut: pd umumnya hati bendaharawan selalu -- apabila akan diadakan pemeriksaan oleh pihak pemeriksa keuangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ketir-ketir"

📝 Contoh Penggunaan kata "ketir-ketir" dalam Kalimat

1.Saat akan diadakan pemeriksaan keuangan, bendaharawan selalu ketir-ketir karena takut ditemukan kesalahan.
2.Dalam perjalanan, ibu saya selalu ketir-ketir karena takut kita tertinggal kereta.
3.Saya merasa ketir-ketir saat mendengar kabar tentang wabah penyakit di daerah kami.
4.Pada malam hari, aku sering merasa ketir-ketir karena suara-suara aneh di sekitar rumah.
5.Sebagai seorang guru, dia harus selalu waspada dan tidak boleh ketir-ketir dalam menghadapi masalah kelas.

📚 Artikel terkait kata "ketir-ketir"

Mengenal Kata 'ketir-ketir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ketir-ketir" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ketir-ketir" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perasaan yang kompleks. Secara historis, kata ini memiliki makna sebagai kecemasan dan ketakutan, terutama dalam konteks keuangan dan pemeriksaan. Pada masa lalu, orang-orang sering mengalami perasaan ketir-ketir ketika akan diadakan pemeriksaan keuangan oleh pihak pemerintah atau lembaga keuangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ketir-ketir" masih digunakan untuk menggambarkan perasaan cemas dan takut. Contohnya, "Saya merasa ketir-ketir ketika akan menghadapi wawancara kerja" atau "Dia selalu ketir-ketir sebelum menghadapi ujian". Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti "Kota ini selalu ketir-ketir dengan potensi bencana alam". Kata "ketir-ketir" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini telah digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menggambarkan perasaan cemas dan takut dalam berbagai situasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "ketir-ketir" untuk menghindari kesalahpahaman dan memahami perasaan orang lain lebih baik.