Arti Kata "terindil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terindil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terindil

te·rin·dil a tidak berbulu atau berbulu jarang-jarang (tt ayam);
me·ne·rin·dili v ki merampas seluruh pakaian dan harta benda; memereteli: tadi malam perampok ~ barang-barang tuan rumah hingga habis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terindil"

📝 Contoh Penggunaan kata "terindil" dalam Kalimat

1.Pada malam itu, seorang perampok merampas semua barang-barang yang dimiliki oleh keluarga itu hingga habis.
2.Di peternakan, ayam terindil tidak bisa melarikan diri karena kecepatannya yang lambat.
3.Seorang petani berusaha untuk memenangkan pertandingan memanjat pohon dengan menggunakan teknik yang unik dan tidak terindil.
4.Seorang pembajak tanah terindil karena dia tidak menggunakan alat bantu yang cukup baik.
5.Pada malam itu, seorang pencuri merampas semua barang-barang yang dimiliki oleh penjaga keamanan hingga habis.

📚 Artikel terkait kata "terindil"

Mengenal Kata 'terindil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terindil" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "terindil" seringkali digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang atau hewan yang tidak berbulu atau berbulu jarang-jarang. Makna ini masih relevan hingga saat ini, terutama ketika menggambarkan jenis-jenis hewan tertentu, seperti ayam yang tidak memiliki bulu. Namun, di sisi lain, kata "terindil" juga memiliki makna lain yang lebih luas, yaitu merampas seluruh pakaian dan harta benda. Contoh ini biasanya digunakan dalam konteks perampokan atau pencopetan. Dalam konteks ini, kata "terindil" menggambarkan aksi yang sangat ekstrem dan melanggar hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "terindil" seringkali digunakan dalam kalimat yang mengekspresikan keadaan yang tidak terduga atau ekstrem. Misalnya: "Tadi malam rumah kami ~ oleh perampok yang tidak terkalahkan." Atau, "Ayam yang baru kami beli ternyata sangat ~, tidak ada satu helai bulu pun di tubuhnya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "terindil" memiliki relevansi yang sangat penting dalam membahas topik-topik seperti keamanan dan hukum. Dalam konteks ini, kata-kata seperti "menghindari kejadian ~" atau "melindungi diri dari perampok ~" seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang harus dihindari atau dipenuhi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "terindil" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Dari penggunaannya dalam menggambarkan hewan yang tidak berbulu, hingga penggunaannya dalam konteks perampokan, kata "terindil" selalu memiliki nilai yang sangat penting dalam membentuk makna dan konteks kalimat.