Arti Kata "mengagitasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengagitasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengagitasi

meng.a.gi.ta.si menghasut orang banyak untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik, ormas, dan sebagainya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengagitasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengagitasi" dalam Kalimat

1.Mereka mengagitasi massa dengan menggunakan slogan dan himne yang menarik.
2.Ketua partai politik tersebut dituduh mengagitasi para pengikutnya untuk melakukan aksi demonstrasi.
3.Pengamat politik mencatat bahwa calon presiden tersebut sering mengagitasi pendukungnya dengan janji-janji yang besar.
4.Dalam cerita fiksi, seorang pria muda mengagitasi teman-temannya untuk melakukan aksi protes terhadap pemerintah korup.
5.Sikap mengagitasi dalam berpolitik dapat merugikan negara dan masyarakat, sehingga harus dihindari oleh para politisi.

📚 Artikel terkait kata "mengagitasi"

Mengenal Kata 'mengagitasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengagitasi" - Menghasut Masyarakat untuk Membangkitkan Kebangkitan

Kata "mengagitasi" sering digunakan dalam konteks politik dan sosial, terutama dalam menggambarkan tindakan menghasut orang banyak untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya. Historisnya, kata ini sering digunakan dalam perangkat kata-kata yang digunakan oleh tokoh-tokoh politik dan aktivis sosial untuk menggalang dukungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu-isu yang mereka pegang. Dalam konteks modern, mengagitasi sering dilakukan melalui media sosial, demonstrasi, dan berbagai cara lainnya. Aktivis dan politisi sering menggunakan kata-kata yang kuat dan menghasut untuk meningkatkan emosi dan kesadaran masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa mengagitasi dapat memiliki dampak negatif jika tidak dilakukan dengan cara yang sehat dan konstruktif. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "mengagitasi" dalam kalimat yang alami: - Aktivis politik mencoba mengagitasi masyarakat untuk mengadakan demonstrasi besar-besaran. - Tokoh agama menggunakan kata-kata yang mengagitasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu-isu sosial. - Partai politik mencoba mengagitasi masyarakat dengan janji-janji yang mereka tawarkan. Dalam kehidupan sehari-hari, mengagitasi sering menjadi topik perdebatan dan diskusi. Banyak orang yang berpendapat bahwa mengagitasi dapat memiliki dampak positif jika dilakukan dengan cara yang sehat dan konstruktif. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa mengagitasi dapat memiliki dampak negatif jika tidak dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami konteks dan tujuan mengagitasi sebelum menilai apakah tindakan tersebut memiliki dampak positif atau negatif.