Arti Kata "mati rasa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mati rasa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mati rasa

tidak mempunyai perasaan lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mati rasa"

📝 Contoh Penggunaan kata "mati rasa" dalam Kalimat

1.Ia telah kehilangan rasa ingin tahu dan mati rasa karena kejayaan masa lalu.
2.Ketika dia melihat kecelakaan itu, dia menjadi mati rasa dan tidak bisa bereaksi.
3.Pengalaman kehilangan anaknya membuatnya menjadi mati rasa dan tidak bisa menikmati hidup lagi.
4.Pada saat itu, dia berada dalam keadaan mati rasa dan tidak sadar akan sekitarnya.
5.Setelah beberapa bulan, dia kembali pulih dan tidak lagi mati rasa terhadap kehidupan.

📚 Artikel terkait kata "mati rasa"

Mengenal Kata 'mati rasa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mati rasa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mati rasa" memiliki makna umum yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki perasaan atau emosi. Sejarah kata ini tidak terlalu jelas, tetapi dapat diduga bahwa penggunaannya dimulai pada abad ke-19 sebagai bagian dari perubahan nilai-nilai sosial dan budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mati rasa" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah kehilangan motivasi atau semangat hidup. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: - "Setelah kehilangan pekerjaan, dia mengalami **mati rasa** dan sulit untuk bangkit lagi." - "Dia mengalami **mati rasa** setelah kematian istri yang dicintainya." - "Setelah mengalami kegagalan, dia mengalami **mati rasa** dan membutuhkan waktu lama untuk kembali bangkit." Kata "mati rasa" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena "mati rasa" telah menjadi topik yang hangat dibicarakan dalam komunitas online dan media sosial. Banyak orang yang mengalami **mati rasa** karena berbagai alasan, mulai dari kehilangan motivasi hingga tekanan sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengerti arti kata ini agar kita dapat membantu orang-orang yang mengalami **mati rasa**.