Arti Kata "ironis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ironis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ironis

iro·nis a bersifat ironi: adalah kenyataan -- bahwa pemerintah masih harus mengimpor bahan pangan dr negara tetangga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ironis"

📝 Contoh Penggunaan kata "ironis" dalam Kalimat

1.Kenyataan bahwa negara kita masih mengimpor bahan pangan dari negara tetangga adalah ironis.
2.Ketika pemerintah mengumumkan program 'Swasembada Pangan', tetapi hasilnya justru adalah kekurangan bahan pangan di pasar.
3.Penyebab kekurangan bahan pangan di kalangan masyarakat miskin adalah ironis, karena mereka yang paling membutuhkan ternyata mendapat yang paling sedikit.
4.Fakta bahwa banyak siswa tidak bisa membaca buku karena tidak ada buku yang tersedia di perpustakaan sekolah adalah ironis.
5.Ketika pemerintah mengumumkan program 'Pemerintahan Terbuka', tetapi hasilnya justru adalah transparansi pemerintahan yang sangat rendah.

📚 Artikel terkait kata "ironis"

Mengenal Kata 'ironis' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Ironis" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Contoh

Kata "ironis" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan menarik. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan suatu keadaan yang bertentangan dengan yang diharapkan. Dalam arti resmi, kata "ironis" diartikan sebagai bersifat ironi, yaitu kenyataan yang bertentangan dengan yang diharapkan atau yang seharusnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ironis" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan perasaan kekecewaan atau penyesalan. Contoh penggunaan kata "ironis" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Ironisnya, negara dengan kekayaan alam yang melimpah tetap harus mengimpor bahan pangan dari negara lain." "Pernahkah kamu berpikir bahwa keadaan itu sangat ironis?" "Dalam kehidupan sekarang, banyak orang yang merasa ironis karena harus memilih antara kebutuhan dan kemampuan." Kata "ironis" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan perasaan kekecewaan atau penyesalan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata "ironis" agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dalam percakapan sehari-hari.