Arti Kata "manuskrip" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "manuskrip" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

manuskrip

ma·nus·krip n 1 naskah tulisan tangan yg menjadi kajian filologi: berbagai -- masih tersimpan di museum dan belum pernah diselidiki; 2 naskah, baik tulisan tangan (dng pena, pensil) maupun ketikam (bukan cetakan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "manuskrip"

📝 Contoh Penggunaan kata "manuskrip" dalam Kalimat

1.Peneliti menemukan manuskrip lama di dalam ruang bawah tanah rumah tua itu.
2.Banyak manuskrip kuno yang masih belum terjamah di museum sejarah nasional.
3.Para filolog sangat tertarik dengan manuskrip yang ditemukan di dalam perpustakaan kuno itu.
4.Pengajar sejarah meminta siswanya untuk menganalisis manuskrip yang diberikan sebagai tugas.
5.Museum memamerkan manuskrip lama milik bangsa kita yang memiliki nilai sejarah tinggi.

📚 Artikel terkait kata "manuskrip"

Mengenal Kata 'manuskrip' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "manuskrip" - Kunci Sejarah dan Budaya

Kata "manuskrip" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam konteks sejarah dan budaya. Secara umum, manuskrip referensi pada naskah tulisan tangan yang dipergunakan sebagai kajian filologi. Manuskrip menjadi sumber penting dalam memahami sejarah dan perkembangan sastra, bahasa, dan budaya suatu masyarakat. Dalam konteks ini, manuskrip seringkali masih tersimpan di museum dan belum pernah diselidiki secara menyeluruh. Contoh Manuskrip dalam Sejarah dan Budaya Manuskrip memiliki peran penting dalam membentuk sejarah dan perkembangan sastra, bahasa, dan budaya suatu masyarakat. Contohnya, manuskrip Kebangkitan Nasional yang ditulis oleh para pujangga Indonesia, seperti Raja Ali Haji dan Hamzah Fansuri, menjadi sumber penting dalam memahami proses perkembangan sastra dan bahasa Indonesia. Selain itu, manuskrip juga digunakan sebagai sumber sejarah dalam memahami peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Penggunaan Manuskrip dalam Kehidupan Sehari-Hari Manuskrip tidak hanya memiliki makna dalam konteks sejarah dan budaya. Manuskrip juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, manuskrip digunakan sebagai media untuk merekam pengetahuan dan pengalaman hidup. Manuskrip juga digunakan sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan menulis dan berpikir kritis. Dalam konteks modern, manuskrip juga digunakan sebagai media untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Relevansi Manuskrip dalam Budaya Indonesia Modern Manuskrip memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam budaya Indonesia modern. Manuskrip digunakan sebagai sumber inspirasi dan motivasi dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Manuskrip juga digunakan sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan menulis dan berpikir kritis. Dalam konteks ini, manuskrip menjadi bagian integral dari budaya Indonesia modern, yang memadukan tradisi dan modernitas.