Arti Kata "manumpak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "manumpak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

manumpak

ma·num·pak n upacara adat pd pesta perkawinan masyarakat Simalungun, para undangan datang dng membawa sumbangan secara sukarela, biasanya nasi dng hidangan daging yg dibentuk sehingga mirip hewan (babi, ayam) hidup, disuguhkan kpd kedua mempelai yg tidak boleh menolaknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "manumpak"

📝 Contoh Penggunaan kata "manumpak" dalam Kalimat

1.Pada upacara adat, undangan membawa sumbangan dengan cara manumpak yang diharapkan bisa membawa keberuntungan.
2.Sekelompok mahasiswa melakukan manumpak dengan membawa bendera ke lapangan sebagai bentuk kesetiaan.
3.Pada pesta perkawinan Simalungun, para tamu hadir dengan membawa sumbangan secara manumpak.
4.Pada acara khusus, para peserta melakukan manumpak dengan membawa hewan yang dihias dengan cantik.
5.Pada kontes kebakaran hutan, para petugas melakukan manumpak dengan membawa alat-alat yang dibutuhkan untuk memadamkan api.

📚 Artikel terkait kata "manumpak"

Mengenal Kata 'manumpak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "manumpak" - Tradisi Adat Simalungun yang Mengharumkan Pesta Perkawinan

Kata "manumpak" seringkali tidak dikenal luas di luar kalangan masyarakat Simalungun, tetapi memiliki makna yang sangat spesial dalam konteks upacara adat mereka. Manumpak adalah salah satu tradisi unik yang dilakukan pada pesta perkawinan, di mana para undangan datang dengan membawa sumbangan secara sukarela. Sumbangan ini biasanya berupa nasi dengan hidangan daging yang dibentuk sehingga mirip dengan hewan hidup, seperti babi atau ayam. Dalam upacara adat manumpak, para undangan tidak hanya membawa sumbangan, tetapi juga harus menampilkan kreativitas mereka dengan cara menghias makanan tersebut. Makanan yang dibentuk seperti hewan hidup ini kemudian disuguhkan kepada kedua mempelai yang tidak boleh menolaknya. Keunikan tradisi ini membuat manumpak menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam pesta perkawinan Simalungun. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "manumpak" juga dapat digunakan dalam kalimat lainnya. Misalnya, "Para undangan datang dengan membawa sumbangan manumpak untuk memeriahkan pesta pernikahan." Atau, "Tradisi manumpak masih menjadi salah satu kebudayaan yang unik dan berharga di Simalungun." Dengan demikian, kata "manumpak" tidak hanya memiliki makna yang spesial dalam konteks upacara adat, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan keunikan dan kebudayaan yang kaya di Indonesia.