Arti Kata "kelompok informal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelompok informal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelompok informal

[Sos] kelompok orang yang tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yang pasti

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelompok informal"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelompok informal" dalam Kalimat

1.kelompok informal mahasiswa itu sering berdiskusi tentang topik akademik sebelum mata kuliah.
2.Di kehidupan sehari-hari, kelompok informal teman-teman saya sering berkumpul di kafe untuk ngobrol.
3.kelompok informal pecinta alam itu melakukan ekspedisi ke hutan untuk menjelajahi keindahan alam.
4.kelompok informal yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika itu mengadakan seminar tentang isu-isu sosial.
5.kelompok informal seniman itu mengadakan pameran lukisan di galeri seni untuk menampilkan karya mereka.

📚 Artikel terkait kata "kelompok informal"

Mengenal Kata 'kelompok informal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelompok informal" - Membangun Komunitas yang Kuat

Dalam bahasa Indonesia, kata **kelompok informal** memiliki makna yang sangat luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sosial, **kelompok informal** merujuk pada kelompok orang yang tidak memiliki struktur dan organisasi tertentu, atau yang pasti. Hal ini berbeda dengan **kelompok formal**, yang memiliki struktur dan aturan yang jelas. Sejarahnya, konsep **kelompok informal** telah ada selama berabad-abad, dimana orang-orang membentuk komunitas yang tidak terorganisir untuk mencapai tujuan bersama. Di Indonesia, contoh **kelompok informal** dapat dilihat dalam bentuk komunitas masyarakat tradisional, seperti komunitas nelayan atau petani. Mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama tanpa perlu struktur formal. **Kelompok informal** juga dapat dilihat dalam bentuk komunitas online, seperti komunitas pengguna media sosial yang memiliki tujuan bersama, seperti membantu orang lain atau berbagi informasi. Contoh kalimat: "Saya bergabung dengan **kelompok informal** di media sosial untuk berbagi tips dan trik tentang cara hidup sehat." Atau, "Saya termasuk **kelompok informal** yang bekerja sama untuk membantu korban bencana." Dalam kehidupan sehari-hari, **kelompok informal** memiliki peran yang sangat penting. Mereka dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti melalui kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi. Di Indonesia, contoh **kelompok informal** dapat dilihat dalam bentuk komunitas pedagang kaki lima yang bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mereka dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Dengan demikian, **kelompok informal** memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia. Mereka dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menghargai peran **kelompok informal** dalam kehidupan sehari-hari.