Arti Kata "kolorimeter" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolorimeter" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolorimeter

ko·lo·ri·me·ter /koloriméter/ n alat untuk mengukur warna dng cara menentukan intensitas tiga warna utama yg membentuk warna itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolorimeter"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolorimeter" dalam Kalimat

1.Laboratorium kimia menggunakan kolorimeter untuk mengukur intensitas warna suatu senyawa kimia.
2.Dalam industri makanan, kolorimeter digunakan untuk memantau kualitas warna produk olahan.
3.Seorang mahasiswa kimia melakukan eksperimen menggunakan kolorimeter untuk mengukur perubahan warna suatu reaksi kimia.
4.Di pasar, penjual minuman kemasan menggunakan kolorimeter untuk memastikan bahwa warna minuman sesuai dengan standar.
5.kolorimeter digunakan dalam pengujian kualitas air untuk memantau intensitas warna yang dihasilkan oleh bahan kimia pada air.

📚 Artikel terkait kata "kolorimeter"

Mengenal Kata 'kolorimeter' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolorimeter" - Alat Unggul untuk Mengukur Warna

Kolorimeter adalah alat yang sangat berguna dalam dunia ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang kimia dan fisika. Alat ini memiliki fungsi untuk mengukur warna secara akurat dengan cara menentukan intensitas tiga warna utama yang membentuk warna tersebut. Dengan demikian, kolorimeter dapat digunakan untuk menganalisis sifat warna dari berbagai bahan, seperti zat kimia, makanan, dan bahkan benda-benda alam. Dalam praktiknya, kolorimeter digunakan dalam berbagai bidang, seperti industri makanan, farmasi, dan ilmu pengetahuan. Contoh penggunaan kolorimeter dapat dilihat dalam berbagai kalimat, seperti: "Pabrik makanan menggunakan kolorimeter untuk mengukur intensitas warna makanan sebelum dipasarkan." atau "Laboratorium kimia menggunakan kolorimeter untuk menganalisis sifat warna zat kimia baru." Dengan demikian, kolorimeter menjadi sangat penting dalam memastikan kualitas produk dan menghindari kontaminasi warna. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak langsung mengenali kolorimeter, tetapi alat ini sangat relevan dengan kebutuhan kita. Misalnya, dalam industri makanan, kolorimeter digunakan untuk memastikan bahwa warna makanan yang dijual adalah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dalam industri farmasi, kolorimeter digunakan untuk menganalisis sifat warna obat-obatan sebelum dipasarkan. Dengan demikian, kolorimeter tidak hanya berguna dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam industri yang membutuhkan kualitas produk yang tinggi. Dalam budaya Indonesia modern, kolorimeter menjadi sangat penting dalam memastikan kualitas produk makanan yang dijual. Dengan menggunakan kolorimeter, kita dapat memastikan bahwa warna makanan yang dijual adalah sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk makanan tersebut. Dengan demikian, kolorimeter menjadi sangat penting dalam industri makanan dan farmasi, serta dalam kehidupan sehari-hari.