Arti Kata "makhdum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makhdum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makhdum

makh·dum Ar n 1 tuan (gelar untuk ahli agama): Baginda berguru kpd -- ilmu tauhid; 2 orang yg dilayani

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makhdum"

📝 Contoh Penggunaan kata "makhdum" dalam Kalimat

1.Baginda berguru kepada makhdm untuk memahami ajaran tauhid yang benar.
2.Pada masa lalu, makhdm menjadi pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat.
3.Dia sangat menghargai nasihat makhdm yang selalu mengingatkannya untuk menjadi lebih baik.
4.Keluarga makhdm selalu membantu warga setempat dalam hal-hal yang diperlukan.
5.Makhdm yang memiliki pengetahuan luas tentang agama, menjadi guru bagi banyak generasi.

📚 Artikel terkait kata "makhdum"

Mengenal Kata 'makhdum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "makhdum" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "makhdum" berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna yang luas dalam konteks sejarah dan sosial. Dalam arti resmi, makhdum digunakan sebagai gelar untuk seseorang yang dihormati dan dianggap sebagai tuan atau pembimbing dalam bidang agama. Mereka yang menerima gelar ini biasanya telah memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang tauhid, sehingga mereka dianggap sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi umat.

Penggunaan dalam Kalimat Alami

Kata "makhdum" sering digunakan dalam kalimat yang mengandung makna hormat dan penghormatan. Contohnya, "Beliau adalah makhdum yang dihormati oleh masyarakat setempat karena kemampuan berdakwahnya." Dalam kalimat ini, kata "makhdum" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dihormati dan dianggap sebagai sumber inspirasi dalam bidang agama. Contoh lain adalah, "Saya belajar kepada makhdum Ar n tentang arti tauhid yang sebenarnya." Dalam kalimat ini, kata "makhdum" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dianggap sebagai pembimbing dan sumber pengetahuan dalam bidang agama.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "makhdum" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Banyak orang Indonesia yang menghormati dan mengagungkan seseorang yang dianggap sebagai makhdum, baik dalam bidang agama maupun dalam bidang lainnya. Mereka yang dianggap sebagai makhdum biasanya memiliki sifat-sifat seperti bijaksana, adil, dan memiliki kemampuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada orang lain. Dalam konteks ini, kata "makhdum" digunakan sebagai simbol hormat dan penghormatan kepada seseorang yang dianggap memiliki kekuatan dan kemampuan untuk membantu dan memimpin orang lain.