Arti Kata "gelonggong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelonggong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelonggong

ge·long·gong, ber·ge·long·gong v berlubang-lubang spt nyiur yg digerek tupai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelonggong"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelonggong" dalam Kalimat

1.Pohon di taman memiliki kulit yang gelonggong, membuatnya mudah disentuh.
2.Dalam proses perbaikan jalan, kita harus mengganti aspal yang gelonggong sehingga tidak menyebabkan kecelakaan.
3.Orang tua mengeluhkan bahwa rumah mereka masih gelonggong setelah hujan dan masih perlu dibersihkan.
4.Sebagai pelopor, dia berhasil menemukan celah yang gelonggong di dinding tekanan udara kapal.
5.Pemuda itu berlari melintasi lapangan yang gelonggong setelah hujan, sehingga membuatnya terpeleset.

📚 Artikel terkait kata "gelonggong"

Mengenal Kata 'gelonggong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gelonggong" - Inspirasi dari Alam

Dalam bahasa Indonesia, kata "gelonggong" memiliki makna yang unik, yaitu berlubang-lubang seperti nyiur yang digerek oleh tupai. Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan struktur atau permukaan yang memiliki lubang-lubang kecil. Namun, sejarah kata ini masih tidak jelas, dan mungkin saja telah digunakan dalam bahasa daerah atau bahasa rumpun lainnya sebelum diadopsi ke dalam bahasa Indonesia. Kata "gelonggong" sering digunakan dalam konteks alam, seperti untuk menggambarkan permukaan tanah yang gundul dan berlubang-lubang. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak terlalu sering mengalami situasi seperti itu, tetapi kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang tidak biasa atau aneh. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gelonggong" dalam kalimat yang alami: - "Tanah di daerah itu sangat berlubang-lubang, seperti gelonggong yang digerek oleh tupai." - "Saya melihat sebuah gelonggong yang menarik di hutan, berisi air yang jernih." - "Pohon ini memiliki kulit yang keras dan berlubang-lubang, seperti gelonggong yang digunakan untuk bermain." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gelonggong" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, kita dapat menggunakan kata ini untuk menggambarkan permukaan jalan yang berlubang-lubang, atau untuk menggambarkan struktur bangunan yang memiliki lubang-lubang kecil. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gelonggong" dapat digunakan dalam karya seni atau sastra untuk menggambarkan hal-hal yang tidak biasa atau aneh.